https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/issue/feedJumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research2026-07-23T00:00:00+07:00Rizka Utamirizkautami70@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Jumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research </strong>(P-ISSN: 2963-5357 dan E-ISSN: 2964-0024) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Catimore dan Sahabat. Jumper telah terakreditasi SINTA peringkat 4 berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 286/DST/C3/HM.01.00/2026. Akreditasi ini berlaku mulai Volume 2 Nomor 2 Tahun 2023 sampai dengan Volume 7 Nomor 1 Tahun 2028. Jurnal ini menerbitkan artikel orisinal bidang pendidikan tentang isu dan tren terbaru yang terjadi secara internasional dalam kurikulum pendidikan, pengajaran, pembelajaran, kebijakan dan persiapan guru dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan kita tentang teori dan praktik pendidikan. Selain itu, jurnal ini juga mencakup isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan pendidikan. Jumper mempublikasikan artikel dua edisi dalam setahun pada bulan <strong>Januari</strong> dan <strong>Juli</strong>. Semua makalah harus ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.</p>https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/367Analisis Wacana Kritis Novel Egosentris Karya Syahid Muhammad dalam Perspektif Literasi Kritis Pembelajaran Bahasa Indonesia2026-02-17T00:21:09+07:00Farah Zhifafarahzhifa@gmail.comLina Sundanafarahzhifa@gmail.com<p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan literasi kritis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan teks sastra yang merepresentasikan realitas sosial. Novel Egosentris karya Syahid Muhammad memuat berbagai wacana yang berkaitan dengan relasi kuasa, krisis empati, dan konstruksi ideologi dalam kehidupan masyarakat kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana dalam novel Egosentris menggunakan Analisis Wacana Kritis model tiga dimensi Norman Fairclough serta mengkaji relevansinya dalam perspektif literasi kritis pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial-kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Egosentris merepresentasikan ideologi individualisme, normalisasi relasi kuasa, dan kritik terhadap nilai-nilai sosial melalui penggunaan bahasa yang reflektif dan kritis. Secara keseluruhan, individualisme tampil sebagai ideologi paling dominan yang melandasi pola hubungan sosial dalam dunia digital, tercermin dari cara tokoh-tokoh dalam novel memprioritaskan kepentingan pribadi di atas tanggung jawab sosial dan empati terhadap sesama. Selain itu, novel ini memiliki potensi sebagai bahan ajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Analisis Wacana Kritis terhadap teks sastra dapat mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi kritis.</em></p>2026-07-23T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 farahzhifahttps://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/432Islamised English Language Teaching (ELT) Materials as Culturally Responsive Pedagogy: A Systematic Review2026-05-31T00:20:55+07:00Ainol Mardhiahsarisaridiana20@staindirundeng.ac.idHayatul Munasarisaridiana20@staindirundeng.ac.idDiana Purwatisarisaridiana20@staindirundeng.ac.idSari Dianamysaadha25@gmail.com<p><em>Tinjauan sistematis ini mengkaji konseptualisasi, manfaat pedagogis, dan tantangan materi Pengajaran Bahasa Inggris (ELT) keislaman dalam konteks pendidikan Muslim. Menggunakan kerangka kerja PRISMA, 24 peer-reviewed studi yang diterbitkan antara tahun 2022 dan 2026 diidentifikasi secara sistematis dari Google Scholar. Tinjauan ini mencakup artikel jurnal empiris tentang materi ELT keislaman atau integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pengajaran bahasa Inggris, sementara buku, prosiding konferensi, tesis, disertasi, artikel ulasan, publikasi yang tidak dapat diakses, dan studi non-ELT dikecualikan. Kerangka waktu yang dipilih mencakup perkembangan terkini dalam pedagogi yang responsif budaya dan meningkatnya minat dalam mengkontekstualisasikan pendidikan bahasa Inggris dalam lingkungan pendidikan Muslim. Temuan menunjukkan bahwa materi ELT keislaman umumnya dipandang sebagai sumber daya yang responsif budaya yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, identitas peserta didik, dan konteks lokal ke dalam pembelajaran bahasa Inggris sambil tetap mendukung komunikasi global. Studi yang ditinjau menunjukkan bahwa materi ini dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, penegasan identitas, pengembangan karakter, dan pengalaman belajar yang kontekstual bagi siswa. Materi ini juga mendorong praktik pengajaran yang lebih reflektif dan berbasis nilai. Namun, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan persiapan guru, kurangnya sumber daya yang kontekstual, kurikulum yang kaku, dan kekhawatiran tentang menyeimbangkan nilai-nilai lokal dengan perspektif global. Tinjauan ini menunjukkan bahwa materi pengajaran bahasa Inggris keislaman memiliki potensi besar untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris lebih bermakna dan relevan bagi pelajar Muslim bila didukung oleh desain materi yang tepat, pelatihan guru, dan dukungan kelembagaan.</em></p>2026-07-24T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Ainol Mardhiah, Hayatul Muna, Diana Purwati, Sari Diana