Jumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper <p><strong>Jumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research </strong>(P-ISSN: 2963-5357 dan E-ISSN: 2964-0024) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Catimore dan Sahabat. Jumper telah terakreditasi SINTA peringkat 4 berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 286/DST/C3/HM.01.00/2026. Akreditasi ini berlaku mulai Volume 2 Nomor 2 Tahun 2023 sampai dengan Volume 7 Nomor 1 Tahun 2028. Jurnal ini menerbitkan artikel orisinal bidang pendidikan tentang isu dan tren terbaru yang terjadi secara internasional dalam kurikulum pendidikan, pengajaran, pembelajaran, kebijakan dan persiapan guru dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan kita tentang teori dan praktik pendidikan. Selain itu, jurnal ini juga mencakup isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan pendidikan. Jumper mempublikasikan artikel dua edisi dalam setahun pada bulan <strong>Januari</strong> dan <strong>Juli</strong>. Semua makalah harus ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.</p> LSM Catimore dan Sahabat Jl. Paya Ilang/Pertamina Desa Lemah Burbana, Takengon, Aceh Tengah 24552 id-ID Jumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research 2963-5357 Analisis Wacana Kritis Novel Egosentris Karya Syahid Muhammad dalam Perspektif Literasi Kritis Pembelajaran Bahasa Indonesia https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/367 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan literasi kritis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan teks sastra yang merepresentasikan realitas sosial. Novel Egosentris karya Syahid Muhammad memuat berbagai wacana yang berkaitan dengan relasi kuasa, krisis empati, dan konstruksi ideologi dalam kehidupan masyarakat kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana dalam novel Egosentris menggunakan Analisis Wacana Kritis model tiga dimensi Norman Fairclough serta mengkaji relevansinya dalam perspektif literasi kritis pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial-kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Egosentris merepresentasikan ideologi individualisme, normalisasi relasi kuasa, dan kritik terhadap nilai-nilai sosial melalui penggunaan bahasa yang reflektif dan kritis. Secara keseluruhan, individualisme tampil sebagai ideologi paling dominan yang melandasi pola hubungan sosial dalam dunia digital, tercermin dari cara tokoh-tokoh dalam novel memprioritaskan kepentingan pribadi di atas tanggung jawab sosial dan empati terhadap sesama. Selain itu, novel ini memiliki potensi sebagai bahan ajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Analisis Wacana Kritis terhadap teks sastra dapat mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi kritis.</em></p> Farah Zhifa Lina Sundana Hak Cipta (c) 2026 farahzhifa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 5 2 90 107 10.56921/jumper.v5i2.367 Islamised English Language Teaching (ELT) Materials as Culturally Responsive Pedagogy: A Systematic Review https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/432 <p><em>Tinjauan sistematis ini mengkaji konseptualisasi, manfaat pedagogis, dan tantangan materi Pengajaran Bahasa Inggris (ELT) keislaman dalam konteks pendidikan Muslim. Menggunakan kerangka kerja PRISMA, 24 peer-reviewed studi yang diterbitkan antara tahun 2022 dan 2026 diidentifikasi secara sistematis dari Google Scholar. Tinjauan ini mencakup artikel jurnal empiris tentang materi ELT keislaman atau integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pengajaran bahasa Inggris, sementara buku, prosiding konferensi, tesis, disertasi, artikel ulasan, publikasi yang tidak dapat diakses, dan studi non-ELT dikecualikan. Kerangka waktu yang dipilih mencakup perkembangan terkini dalam pedagogi yang responsif budaya dan meningkatnya minat dalam mengkontekstualisasikan pendidikan bahasa Inggris dalam lingkungan pendidikan Muslim. Temuan menunjukkan bahwa materi ELT keislaman umumnya dipandang sebagai sumber daya yang responsif budaya yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, identitas peserta didik, dan konteks lokal ke dalam pembelajaran bahasa Inggris sambil tetap mendukung komunikasi global. Studi yang ditinjau menunjukkan bahwa materi ini dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, penegasan identitas, pengembangan karakter, dan pengalaman belajar yang kontekstual bagi siswa. Materi ini juga mendorong praktik pengajaran yang lebih reflektif dan berbasis nilai. Namun, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan persiapan guru, kurangnya sumber daya yang kontekstual, kurikulum yang kaku, dan kekhawatiran tentang menyeimbangkan nilai-nilai lokal dengan perspektif global. Tinjauan ini menunjukkan bahwa materi pengajaran bahasa Inggris keislaman memiliki potensi besar untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris lebih bermakna dan relevan bagi pelajar Muslim bila didukung oleh desain materi yang tepat, pelatihan guru, dan dukungan kelembagaan.</em></p> Ainol Mardhiah Hayatul Muna Diana Purwati Sari Diana Hak Cipta (c) 2026 Ainol Mardhiah, Hayatul Muna, Diana Purwati, Sari Diana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-24 2026-07-24 5 2 108 120 10.56921/jumper.v5i2.432 Analisis Kritis Implementasi Pendidikan Inklusi dalam Perspektif Teori Keadilan Sosial: Kajian Literatur Terkini https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/394 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi pendidikan inklusif dalam mewujudkan keadilan pendidikan secara substantif, meskipun secara normatif telah diperkuat melalui kebijakan dan diskursus akademik sejak 2022. Kesenjangan antara konsep ideal dan praktik nyata masih dipengaruhi oleh hambatan struktural, pedagogis, dan kultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan inklusif dalam perspektif teori keadilan sosial serta menilai sejauh mana praktik tersebut mencerminkan prinsip keadilan dalam dimensi distribusi, pengakuan, dan partisipasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode systematic literature review yang diperkaya dengan analisis kritis terhadap artikel ilmiah terbitan 2022–2026, dengan teknik analisis tematik dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusif tidak hanya berkaitan dengan perluasan akses bagi peserta didik berkebutuhan khusus, tetapi juga menuntut rekonstruksi paradigma pendidikan menuju keadilan substantif yang menempatkan pengakuan identitas, partisipasi aktif, dan distribusi sumber daya sebagai satu kesatuan yang saling berkaitan. Sintesis penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif lebih ditentukan oleh transformasi budaya sekolah dan integrasi kebijakan yang responsif terhadap keberagaman dibanding sekadar pemenuhan administratif kebijakan inklusi. Dengan demikian, pendidikan inklusif memiliki potensi sebagai instrumen keadilan sosial apabila diarahkan pada perubahan sistemik yang berorientasi pada kesetaraan pengalaman belajar dan pemberdayaan seluruh peserta didik</em>.</p> Riski Amalia Nurfadillah Mutia Marsya Laeli Qadrianti Wahyuningsih Irwin Hidayat Hak Cipta (c) 2026 Riski Amalia, Nurfadillah, Mutia Marsya, Laeli Qadrianti, Wahyuningsih, Irwin Hidayat https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 121 133 10.56921/jumper.v5i2.394 Analisis Komparatif Kebijakan Pendidikan di Indonesia dan Finlandia https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/406 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kebijakan pendidikan di Indonesia dan Finlandia dengan fokus pada kurikulum, otonomi guru, pemerataan pendidikan, dan sistem evaluasi, serta implikasinya bagi reformasi pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif melalui kajian literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan mendasar antara kedua negara tidak hanya terletak pada desain kebijakan, tetapi pada paradigma tata kelola pendidikan. Indonesia cenderung mengadopsi pendekatan control-based governance yang ditandai dengan perubahan kurikulum yang reaktif, dominasi evaluasi berbasis standar, serta tingginya beban administratif guru. Sebaliknya, Finlandia menerapkan trust-based governance yang menekankan stabilitas kebijakan, otonomi profesional guru, pemerataan berbasis keadilan, serta evaluasi formatif yang berorientasi pada perkembangan siswa. Temuan ini mengungkap adanya ketidaksesuaian antara tujuan pendidikan Indonesia yang berorientasi pada pengembangan kompetensi dan karakter dengan instrumen kebijakan yang masih berbasis kontrol dan standardisasi. Sebagai kontribusi, penelitian ini menawarkan kerangka hybrid governance model yang mengintegrasikan akuntabilitas kebijakan dengan penguatan kepercayaan terhadap profesionalisme guru. Implikasi kebijakan mencakup penyederhanaan kurikulum jangka panjang, pengurangan beban administratif guru, penguatan intervensi berbasis wilayah untuk pemerataan pendidikan, serta transformasi sistem evaluasi menuju asesmen diagnostik dan formatif.</em></p> Salman Al Farisy Nathasya Fitria Garin Wulan Raja Nurul Kamaly Afrijal Ibnu Phonna Nurdin Hak Cipta (c) 2026 Salman Al Farisy, Nathasya Fitria, Garin Wulan Raja, Nurul Kamaly, Afrijal, Ibnu Phonna Nurdin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 134 148 10.56921/jumper.v5i2.406 Korelasi Motivasi Ekstrinsik terhadap Murajaah Hafalan Al-Qur’an Alumni MUQ Pagar Air di UIN Ar-Raniry Banda Aceh https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/397 <p><em>Fenomena menurunnya kualitas hafalan al-Qur’an pada sebagian alumni Madrasah Ulumul Qur’an Pagar Air setelah melanjutkan pendidikan pada jenjang perguruan tinggi. Berdasarkan hasil observasi awal, banyak alumni menghadapi berbagai tantangan, seperti, perubahan pola belajar, minimnya bimbingan hafalan dan melemahnya semangat untuk mempertahankan hafalan. Selain itu motivasi ekstrinsik seperti dukungan dari orang tua, guru, teman sebaya, dan lingkungan kampus diduga memiliki peran yang signifikan terhadap konsistensi murajaah hafalan al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi ekstrinsik terhadap murajaah hafalan al-Qur’an alumni Madrasah Ulumul Qur’an Pagar Air di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah alumni Madrasah Ulumul Qur’an Pagar Air yang sedang menempuh pendidikan pada Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Sampel penelitian sebanyak 25 responden yang pilih dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil uji regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,674 &gt; 0,05 yang menunjukkan tidak terdapat hubungan motivasi ekstrinsik terhadap murajaah hafalan al-Qur’an. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi ekstrinsik tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap proses murajaah hafalan al-Qur’an pada alumni Madrasah Ulumul Qur’an Pagar Air UIN Ar-Raniry Banda Aceh</em></p> Maisar Hanifa Musradinur Hak Cipta (c) 2026 Maisar Hanifa, Musradinur https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 149 161 10.56921/jumper.v5i2.397 Pendidikan Karakter Berbasis Etnokonseling di Masyarakat Multikultural https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/388 <p><em>Pendidikan karakter di lingkungan multikultural seringkali menghadapi hambatan berupa egoisme budaya dan rendahnya toleransi pada anak usia dini, namun pendekatan konseling yang ada masih bersifat umum dan belum menyentuh akar budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan etnokonseling dalam mengoptimalkan pembentukan karakter anak usia dini di lingkungan multikultural. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada lembaga PAUD di wilayah heterogen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam proses konseling mampu meningkatkan empati lintas budaya dan kesadaran diri anak secara signifikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi model etnokonseling yang mensinergikan kearifan lokal dengan teknik konseling modern sebagai instrumen preventif konflik identitas sejak dini. Hasil ini berimplikasi pada pentingnya kurikulum berbasis budaya dalam pendidikan anak usia dini di Indonesia.</em></p> Desi Arpa Micha Felayati Silalahi Hak Cipta (c) 2026 Desi Arpa, Micha Felayati Silalahi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 162 169 10.56921/jumper.v5i2.388 Strategi Guru PAI dalam Menumbuhkan Kesadaran Ekoteologi di Kawasan Dataran Tinggi Gayo https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/444 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan kesadaran ekoteologi peserta didik di SMP Negeri 15 Takengon. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tengah yang memiliki karakteristik lingkungan alam yang kaya, tradisi keislaman yang kuat, serta kearifan lokal masyarakat Gayo yang menjunjung keharmonisan hubungan manusia dengan alam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan dua orang guru PAI, kepala sekolah, peserta didik, dan petugas lingkungan sekolah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai strategi berupa pembelajaran berbasis nilai, keteladanan, pembiasaan, kegiatan religius, penghijauan, serta pengawasan yang terintegrasi dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Kesadaran ekoteologi peserta didik terlihat dari sikap menjaga kebersihan, merawat lingkungan, serta pemahaman bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan sebagai khalifah di bumi, meskipun kesadaran tersebut belum sepenuhnya optimal. Penelitian juga menemukan beberapa kendala, yaitu rendahnya kesadaran sebagian peserta didik, kurangnya konsistensi dalam pembiasaan, dan perlunya penguatan dukungan terhadap program lingkungan sekolah. Dengan demikian, guru PAI memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran ekoteologi melalui strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Penguatan nilai-nilai ekoteologi dalam pendidikan Islam menjadi penting untuk membentuk peserta didik yang bertanggung jawab terhadap lingkungan berdasarkan prinsip-prinsip keislaman dan nilai budaya lokal.</em></p> Harkarisma Harkarisma Ansor Ansor Birrul Walidaini Hak Cipta (c) 2026 Harkarisma Harkarisma, Ansor Ansor, Birrul Walidaini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 170 191 10.56921/jumper.v5i2.444 Implementation of Principal's Communication Management in Improving Teacher Performance https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/429 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen komunikasi, strategi komunikasi, faktor pendukung dan penghambat komunikasi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMK Negeri 2 Lhokseumawe. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah dan guru, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan pengelompokan berdasarkan indikator komunikasi, strategi yang diterapkan, dan faktor pendukung maupun penghambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen komunikasi kepala sekolah dilakukan melalui penyampaian informasi yang jelas dan terstruktur, supervisi rutin, serta komunikasi terbuka antara kepala sekolah dan guru. Strategi komunikasi yang diterapkan meliputi penggunaan berbagai saluran komunikasi, pemberian umpan balik konstruktif, dan pendekatan personal untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan guru. Faktor pendukung utama mencakup keterbukaan informasi, saluran komunikasi yang efektif, dan dukungan motivasional dari kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi hambatan psikologis guru, ketidakjelasan pesan, dan perbedaan persepsi yang dapat menurunkan efektivitas komunikasi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penerapan manajemen komunikasi yang sistematis, adaptif, dan partisipatif untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan profesionalisme guru, serta memperbaiki kualitas pembelajaran secara berkelanjutan</em></p> Dini Tricahyati Al Muhajir Hak Cipta (c) 2026 Dini Tricahyati, Al Muhajir https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 192 206 10.56921/jumper.v5i2.429 Membina 'Qolbun Salim': Integrasi Prinsip Pengasuhan Islami dengan Praktik Psikologi Modern pada Anak Usia Dini https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/402 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Model Integratif Pembinaan Qolbun Salim (MIQS) sebagai kerangka konseptual yang mengintegrasikan prinsip-prinsip pengasuhan Islami dengan teori psikologi perkembangan modern dalam pembinaan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR) yang dipadukan dengan Conceptual Model Development. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Scopus, Web of Science, Dimensions, ERIC, dan Google Scholar dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Analisis data meliputi open coding, axial coding, thematic synthesis, dan conceptual integration. Hasil sintesis terhadap 30 manuskrip utama menghasilkan enam tema, yaitu landasan spiritual Islam, relasi emosional anak–orang tua, regulasi emosi dan kesehatan mental, pengasuhan positif berbasis psikologi modern, keteladanan keluarga Islami, serta integrasi pengasuhan Islami dan psikologi modern. Sintesis tersebut melahirkan MIQS dengan komponen input–proses–output yang menempatkan Qolbun Salim sebagai konstruk inti pengembangan anak. Model ini diharapkan menjadi landasan teoritis sekaligus pedoman implementatif bagi keluarga dan lembaga pendidikan anak usia dini dalam membangun karakter spiritual, emosional, sosial, dan psikologis secara holistik.</em></p> Suminah Mujiburrahman Salami Mahmud Safrilsyah Hak Cipta (c) 2026 Suminah, Mujiburrahman, Salami Mahmud, Safrilsyah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 207 223 10.56921/jumper.v5i2.402 Analisis Proses Berpikir Tingkat Tinggi Berbasis STEM Terintegrasi Artificial Intelligence pada Mata Kuliah Statistik Dasar https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/462 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) mahasiswa melalui pembelajaran Statistik Dasar berbasis STEM terintegrasi Artificial Intelligence (AI), serta mendeskripsikan peran AI dalam mendukung pengembangan HOTS mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas tiga mahasiswa Program Studi Tadris Matematika yang menempuh mata kuliah Statistik Dasar, yang dipilih secara purposive berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan lembar tugas berbasis HOTS. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan tinggi mampu menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan penyelesaian masalah statistik secara kritis serta memanfaatkan AI secara tepat sebagai alat bantu pembelajaran. Mahasiswa kategori sedang telah mampu memahami konsep dan memanfaatkan teknologi, namun kemampuan evaluasi dan kreativitas masih terbatas. Sementara itu, mahasiswa kategori rendah masih cenderung menggunakan pendekatan prosedural, bergantung pada contoh penyelesaian dan jawaban instan, serta belum optimal dalam melakukan analisis kontekstual dan refleksi. AI berperan dalam membantu pemahaman konsep, analisis data, evaluasi jawaban, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, meskipun penggunaannya tetap memerlukan sikap kritis agar tidak menimbulkan ketergantungan. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa gambaran empiris mengenai karakteristik HOTS mahasiswa pada pembelajaran Statistik Dasar berbasis STEM terintegrasi AI yang dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi di perguruan tinggi</em></p> Fitriani Fitriani Andi Heriani Nurjannah Nurjannah Anggy Heriyanti Wafiq Azizah Hak Cipta (c) 2026 Fitriani Fitriani, Andi Heriani, Nurjannah Nurjannah, Anggy Heriyanti, Wafiq Azizah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 224 238 10.56921/jumper.v5i2.462 Phonological Transfer in Javanese - Indonesian Bilingual Speech: Optimality Theoretic Insights for Language Education https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/414 <p><em>Penelitian ini mengkaji interferensi fonologis dalam konteks bilingual, dengan fokus pada bagaimana fonologi bahasa Jawa memengaruhi pengucapan Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan Optimality Theory (OT) sebagai kerangka utama, penelitian ini menganalisis pola interferensi, penyebabnya, serta implikasi sosial dan pendidikan yang lebih luas. Penelitian lapangan dilakukan di Gampong Karang Anyar, Langsa, Aceh, dengan melibatkan enam siswa SDN 1 Karang Anyar yang merupakan penutur bilingual bahasa Jawa Bahasa Indonesia. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan latar belakang kebahasaan mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara dan rekaman audio, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan kerangka Optimality Theory (OT). Temuan menunjukkan adanya pergeseran fonem secara sistematis: /d/ berubah menjadi /t/ (ahad → [a.hat]), /f/ berubah menjadi /p/ (foto → [po.to]), dan /b/ berubah menjadi /p/ (sabtu → [sa.ptu]). Pergeseran ini mencerminkan dominasi kendala fonologis bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung oleh kajian pustaka linguistik. Hasilnya menunjukkan bahwa interferensi fonologis berpengaruh kuat terhadap komunikasi dan pemerolehan bahasa, menghasilkan perpaduan ciri dari kedua bahasa. Temuan ini memiliki implikasi langsung bagi pendidikan bahasa, yaitu perlunya pengajaran pengucapan yang mengantisipasi transfer bilingual, desain kurikulum yang mengintegrasikan analisis fonologi kontrastif, serta pelatihan guru agar mampu membedakan kesalahan acak dari interferensi sistematis. Dengan menghubungkan teori OT dengan praktik pembelajaran di kelas, penelitian ini berkontribusi pada peningkatan kompetensi komunikatif pembelajar bilingual dan penyempurnaan pendekatan pengajaran bahasa di konteks multibahasa Indonesia. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan bukti empiris tentang bagaimana kendala OT beroperasi dalam lingkungan bilingual, menawarkan wawasan mengenai interaksi sistem fonologis, sekaligus memperkaya bidang linguistik terapan dan pendidikan bahasa.</em></p> Israul Husna Dedy Suhery Muhammed Jubran Naji Al-Mamri Hak Cipta (c) 2026 Israul Husna, Dedy Suhery, Muhammed Jubran Naji Al-Mamri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 239 250 10.56921/jumper.v5i2.414 Pengaruh Trust, Perceived Risk, Moral Obligation terhadap Behavioral Intention pada Mahasiswa Pengguna ChatGPT https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/446 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi dari inkonsistensi behavioral intention untuk menggunakan ChatGPT secara berulang dalam konteks akademik. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh trust, perceived risk, moral obligation, performance expectancy, effort expectancy, dan social influence terhadap behavioral intention pada pengguna ChatGPT mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran tahun 2022-2024. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier ganda. Temuan ini menunjukkan bahwa trust, performance expectancy, effort expectancy, social influence berpengaruh positif signifikan terhadap behavioral intention, perceived risk berpengaruh positif tidak signifikan terhadap behavioral intention, dan moral obligation berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap behavioral intention. Secara simultan, seluruh variabel prediktor berpengaruh moderat terhadap behavioral intention sebesar 66,1%. Temuan ini berkontribusi mendukung pencapaian SDGs 4 (pendidikan berkualitas) yang ditinjau dari tingkat behavioral intention menggunakan ChatGPT, guna mendukung penugasan mata kuliah pengembangan bahan ajar dan komunikasi perkantoran.</em></p> Mildah Rochmatul Laili Abin Ruri Nurul Aeni Wulandari Hak Cipta (c) 2026 Mildah Rochmatul Laili Abin, Ruri Nurul Aeni Wulandari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 251 264 10.56921/jumper.v5i2.446 Pengaruh Persepsi Kesejahteraan Guru dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Menjadi Guru https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/448 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kesejahteraan guru dan lingkungan keluarga terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Angkatan 2022 yang dipilih menggunakan Proportional Random Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persepsi kesejahteraan guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru, (2) Lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru, (3) Persepsi kesejahteraan guru dan Lingkungan keluarga secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Surabaya.</em></p> Sheva Audina Maylasari Durinda Puspasari Hak Cipta (c) 2026 Sheva Audina Maylasari, Durinda Puspasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 265 276 10.56921/jumper.v5i2.448 Exploring the Use of Short Films in A Deep Learning Oriented EFL Listening Classrooms: A Qualitative Case Study https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/378 <p><em>Pemahaman menyimak masih menjadi salah satu keterampilan yang menghadirkan tantangan signifikan bagi pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL), terutama ketika mereka dituntut untuk memproses bahasa lisan secara real time. Integrasi media audiovisual dalam pembelajaran menyimak berpotensi meningkatkan pemahaman sekaligus keterlibatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan film pendek melalui pendekatan deep learning pada kelas menyimak bahasa Inggris di tingkat perguruan tinggi. Menggunakan metode studi kasus kualitatif, studi ini melibatkan 22 mahasiswa di kelas Professional Listening and Speaking di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Indonesia. Proses pembelajaran dilaksanakan dalam empat sesi terpisah mencakup aktivitas menonton film, mengidentifikasi kosakata penting, mengonstruksi alur cerita, serta menulis refleksi personal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan film pendek mampu meningkatkan pemahaman menyimak mahasiswa melalui visual yang membantu proses konstruksi makna. Selain itu, penerapan aktivitas reflektif mendorong keterlibatan kognitif yang lebih mendalam, sehingga mahasiswa dapat mengaitkan isi film dengan pengalaman pribadi maupun konteks sosial yang lebih luas. Namun, sebagian mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam melakukan retelling lisan secara spontan, yang disebabkan oleh keterbatasan penguasaan kosakata serta rendahnya kepercayaan diri dalam berbicara. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi antara media audiovisual dan aktivitas pembelajaran berbasis deep learning berpotensi menciptakan pengalaman menyimak yang lebih bermakna dalam konteks pembelajaran EFL. </em></p> Dessy Kurniasy Zahratul Idami Shafrida Wati Wahidah Hak Cipta (c) 2026 Dessy Kurniasy, Zahratul Idami, Shafridawati, Wahidah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 277 289 10.56921/jumper.v5i2.378 Development and Initial Evaluation of a Sharia Based Mathematics Entrepreneurship Learning Model to Strengthen Santri’s Applied Mathematics Competence in Pesantren https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/475 <p><em>Pesantren memerlukan pembelajaran kewirausahaan kontekstual yang memungkinkan santri menggunakan matematika dalam pengambilan keputusan bisnis dengan tetap berpedoman pada etika Syariah. Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi secara awal SME-Sharia Learning Model untuk memperkuat kompetensi matematika terapan dalam konteks pesantren. Dengan menggunakan kerangka penelitian dan pengembangan ADDIE serta desain satu kelompok pretes-postes, penelitian melibatkan 20 santriwati kelas IX di Pondok Pesantren Al Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara; lima orang pengasuh berkontribusi dalam analisis kebutuhan. Data diperoleh melalui survei kebutuhan santri dan pengasuh, penilaian ahli, uji keterbacaan, tes matematika terapan, observasi, wawancara terhadap lima santri, dan angket nilai-nilai Syariah setelah intervensi. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif serta menggunakan uji-t sampel berpasangan, Cohen's dz, dan uji Wilcoxon sebagai analisis tambahan, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Rata-rata penilaian awal adalah 3,60 dari ahli pendidikan matematika dan 3,80 dari ahli ekonomi Syariah, sedangkan keterbacaan mencapai 3,52 pada skala empat poin. Skor matematika terapan meningkat dari 59,5 menjadi 78,5 pada skala pelaporan 0-100 (selisih rata-rata = 19,0; 95% CI [12,1, 25,9]), t(19) = 5,729, p &lt; 0,001, dz = 1,28; sebanyak 17 santri mengalami peningkatan, dua mengalami penurunan, dan satu tidak berubah. Temuan pendukung secara deskriptif menunjukkan kesadaran etis dan partisipasi aktif selama simulasi bisnis. Karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, tidak memiliki data reliabilitas tingkat butir, dan tidak menerapkan ukuran kesiapan kewirausahaan pretes-postes yang tervalidasi, temuan ini bersifat awal. Model ini menawarkan pendekatan integratif yang menghubungkan matematika terapan, praktik kewirausahaan, dan penalaran etis Syariah di pondok pesantren.</em></p> Siti Najma Nur Azmi Rauzatul Jannah Rizky Amelia Putri Br Gajah Hak Cipta (c) 2026 Nur Azmi, Rauzatul Jannah, Rizky Amelia Putri Br Gajah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 290 314 10.56921/jumper.v5i2.475 Analisis Kemampuan Spasial Subjek Kelas X pada Materi Geometri https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/458 <p><em>Kemampuan spasial merupakan salah satu aspek penting dalam kecerdasan manusia yang berhubungan dengan keterampilan memahami, memanipulasi, dan mengingat hubungan antar objek dalam ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan spasial Siswa kelas X SMK Negeri 1 Langsa dalam menyelesaikan soal geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 20 Siswa kelas X SMK Negeri 1 Langsa semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Kemudian sebanyak 3 Siswa dipilih untuk tahap lebih lanjut. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes kemampuan spasial, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan spasial Siswa berada pada kategori yang bervariasi, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Ditinjau dari masing-masing indikator, kemampuan spatial perception memiliki capaian tertinggi, sedangkan kemampuan mental rotation merupakan indikator dengan capaian terendah. Hal ini menunjukkan bahwa Siswa cenderung mampu mengenali bentuk bangun ruang, namun masih mengalami kesulitan dalam membayangkan dan memanipulasi perputaran bangun ruang secara mental dalam menyelesaikan soal geometri. Hasil triangulasi data menunjukkan adanya kesesuaian antara hasil tes dan wawancara, sehingga memperkuat keabsahan data penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan spasial Siswa dalam menyelesaikan soal geometri belum berkembang secara optimal pada seluruh indikator, khususnya pada aspek mental rotation, sehingga diperlukan upaya pembelajaran yang lebih terarah untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa.</em></p> Putri Arbain Budi Irwansyah Srimuliati Srimuliati Hak Cipta (c) 2026 Putri Arbain, Budi Irwansyah, Srimuliati Srimuliati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 315 341 10.56921/jumper.v5i2.458 Pengaruh Model Pembelajaran Self Organized Learning Environment (SOLE) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self Confidence Peserta Didik https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/472 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Self Organized Learning Environment (SOLE) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence peserta didik. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Posttest Only Control Group Design yang melibatkan 63 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 29 Bandar Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian dan angket self confidence. Validitas dan reliabilitas instrumen diverifikasi menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan Alpha Cronbach. Hasil uji hipotesis MANOVA menunjukkan: (1) terdapat pengaruh simultan model SOLE terhadap kedua variabel terikat; (2) terdapat pengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan; (3) terdapat pengaruh signifikan terhadap self confidence. Nilai rata-rata post-test kelas eksperimen (79,25) jauh lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (47,94), dan rata-rata skor self confidence kelas eksperimen juga lebih tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran SOLE efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self confidence peserta didik.</em></p> Yuni Khafifah Putri Bambang Sri Anggoro Siska Andriani Hak Cipta (c) 2026 Yuni Khafifah Putri, Bambang Sri Anggoro, Siska Andriani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 342 353 10.56921/jumper.v5i2.472 Strategi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/485 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi, hambatan, dan tantangan kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru di MAS Baitul A’idah Bireuen. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan kepala madrasah dan guru sebagai informan utama. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah telah menerapkan berbagai strategi, yaitu peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, In House Training (IHT), supervisi akademik dan manajerial, penguatan budaya kerja Islami, pemberian motivasi dan penghargaan, serta pengelolaan guru berbasis kompetensi. Implementasi strategi tersebut masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan anggaran, perbedaan kompetensi guru, motivasi yang belum merata, tingginya beban administrasi, serta terbatasnya akses pengembangan profesional. Selain itu, kepala madrasah juga menghadapi tantangan transformasi digital, perubahan kebijakan pendidikan, peningkatan tuntutan mutu pendidikan, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan profesionalisme guru memerlukan kepemimpinan kepala madrasah yang visioner, adaptif, inovatif, dan kolaboratif untuk mewujudkan pengembangan profesional yang berkelanjutan serta peningkatan mutu pendidikan Islam</em></p> Teuku Alvinnur Buhori Muslim Fazlurrahman Rahmat Raji Hak Cipta (c) 2026 Teuku Alvinnur, Buhori Muslim, Fazlurrahman, Rahmat Raji https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 354 368 10.56921/jumper.v5i2.485 Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Active Learning (SAVI) terhadap Kemahiran Berbicara Bahasa Arab https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/502 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran Active Learning tipe SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) terhadap peningkatan kemahiran berbicara (Mahārah al-Kalām) bahasa Arab siswa kelas XI MAN Alor NTT. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design berbentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes lisan (pre-test dan post-test), observasi partisipasi aktif dan dokemntasi. Data tes dianalisis menggunakan uji Independent Samples T-Test dan uji N-Gain, sedangkan data observasi dianalisis secara deskriptif persentase</em>. <em>Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemahiran berbicara siswa setelah diterapkannya model pembelajaran SAVI. Nilai rata-rata siswa meningkat sebesar 24,17 poin, yaitu dari 58,33 pada pre-test (kategori kurang/sedang) menjadi 82,50 pada post-test (kategori baik/tinggi). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai </em><em> sebesar 27,46 yang lebih besar dari </em><em> (</em><em>) dan nilai signifikansi </em><em>, sehingga </em><em> ditolak dan </em><em> diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Active Learning tipe SAVI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemahiran berbicara bahasa Arab siswa MAN Alor NTT.</em></p> Rosdiana Djahibakal Hak Cipta (c) 2026 Rosdiana Djahibakal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 369 383 10.56921/jumper.v5i2.502 Kompetensi Dosen dalam Merancang Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Dokumen RPS dan Soal UAS https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/jumper/article/view/478 <p><em>Penelitian ini menganalisis kompetensi dosen dalam merancang evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui kajian dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan soal Ujian Akhir Semester (UAS). Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain sequential explanatory. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengukur keterpenuhan tujuh indikator kompetensi perancangan evaluasi, sedangkan analisis isi kualitatif digunakan untuk menelaah keselarasan dengan capaian pembelajaran, Higher Order Thinking Skills (HOTS), asesmen autentik, dan prinsip Merdeka Belajar. Data berupa satu RPS mata kuliah Pengembangan Kurikulum PAI serta instrumen UAS mata kuliah Strategi Pembelajaran PAI dan Pengembangan Sumber dan Media Pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dosen berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata keterpenuhan indikator sebesar 87,4%. Instrumen evaluasi umumnya selaras dengan capaian pembelajaran, menekankan kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi, memuat tugas autentik yang relevan dengan profesi calon guru, serta mendukung pembelajaran berpusat pada mahasiswa. Namun, rubrik penskoran rinci, pengukuran ranah afektif secara sistematis, dan pemanfaatan asesmen digital masih terbatas. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan literasi asesmen dan evaluasi berbantuan teknologi agar penilaian lebih objektif, komprehensif, dan adaptif</em></p> Ahmad Yunus Mokoginta Harahap Syaukani Nurmawati Aisyah Aminy Misnan Hak Cipta (c) 2026 Ahmadyunus Harahap, Syaukani, Nurmawati, Aisyah Aminy, Misnan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 384 401 10.56921/jumper.v5i2.478