Pemberdayaan Ekonomi Komunitas Perempuan melalui Pelatihan Penjahitan dan Pemasaran Scrunchie

Penulis

  • Ega Gradini IAIN Takengon
  • Naluri Yanti IAIN Takengon
  • Dina Anggraini IAIN Takengon
  • Julis Agustini IAIN Takengon
  • Diana Tirmiara IAIN Takengon
  • Vina Hidayanti IAIN Takengon
  • Riki Temas Miko IAIN Takengon
  • Chairul Putra IAIN Takengon

DOI:

https://doi.org/10.56921/cpkm.v2i1.30

Kata Kunci:

Pemberdayaan Ekonomi, Komunitas Perempuan, Pelatihan

Abstrak

Pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan kapasitas perempuan untuk berpartisipasi, berkontribusi, dan mengambil manfaat dari proses pertumbuhan ekonomi dengan cara yang mengakui nilai kontribusi dan menghormati martabat perempuan. Kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan menjahit dan memasarkan Scrunchie bagi komunitas perempuan di Desa Rata Ara, Kec. Pintu Rime Gayo, Kab. Bener Meriah. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan kreativitas, serta mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan Desa Rata Ara. Kegiatan dilaksanakan selama 4 hari melibatkan 28 peserta yang berasal dari komunitas perempuan di desa Rata Ara. Tim Pengabdian merupakan kelompok KKN IAIN Takengon. Metode pengabdian yang digunakan adalah Direct Instruction. Kegiatan pengabdian berlangsung dengan baik, efektif, dan berhasil memberikan keterampilan dan kreativitas untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan desa Rata Ara. Kegiatan ini menghasilkan produk berupa scrunchie yang dikemas dengan ekonomis lalu dipasarkan secara offline dan online.

Referensi

Aisyah, T. N., & Novitasari, D. (2016). Kencana: Kerajinan Kain Perca Menjadi Line Art sebagai Industri Kreatif Berpeluang Ekonomi. Muhammadiyah University Makassar.

Berkout, O. V. (2021). Working With Values: An Overview of Approaches and Considerations in Implementation. Behavior Analysis in Practice, 1–11.

Carnine, D., Silbert, J., Kameenui, E. J., & Tarver, S. G. (1997). Direct instruction reading. Merrill Columbus, OH.

Gersten, R., Woodward, J., & Darch, C. (1986). Direct instruction: A research-based approach to curriculum design and teaching. Exceptional Children, 53(1), 17–31.

Gold, M. (n.d.). Hair Scrunchies, Explained - Scrunchie 101. Retrieved September 27, 2022, from https://web.archive.org/web/20110822063532/http://main.stylelist.com/2010/01/28/hair-scrunchies-scrunchie/

Granero, K. (2019). Everything You Need to Know About the History of the Scrunchie. Purewow.Com. https://www.purewow.com/fashion/history-scrunchie

Herosian, M. Y., & Samvara, M. A. (2019). Pengaruh Penggunaan Digital Marketing Dan Kemudahan Akses Layanan Aplikasi Belanja Online Dalam Peningkatan Daya Beli Masyarakat Kota Medan Di Era Revolusi Industri Marketing 4.0. Jurnal Akrab Juara, 4(5), 45–62.

Kholiq, A. (2012). Pendayagunaan zakat, infak dan sedekah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin di kota semarang. Jurnal Riptek, 6(1), 1–7.

Melani, K. A. (2021). Pemanfaatan Kain Perca Dalam Fesyen. BHUMIDEVI: Journal of Fashion Design, 1(1), 146–151.

Merriam-Webster. (n.d.). Merriam-Webster.Com Dictionary. Retrieved September 28, 2022, from https://www.merriam-webster.com/dictionary/scrunchie

Mulyani, L. D., Nopriansyah, U., Syarif, A. H., & Susanti, E. D. (2021). Pemanfaatan Limbah Kain Perca menjadi Produk yang Mempunyai Nilai Jual pada Ibu-ibu Rumah Tangga.

Munir, M. M., Thoyyibah, D., & Ni’mah, L. (2021). Pemanfaatan Limbah Kain Perca Menjadi Produk Bernilai Ekonomis. Abdimas Singkerru, 1(2), 134–140. https://doi.org/10.26533/comvice.v4i2.667

OECD. (2008). Women ’ s Economic Empowerment. OECD. https://www.oecd.org/social/gender-development/womenseconomicempowerment.htm#:~:text=Economic empowerment is the capacity,of the benefits of growth.

OECD. (2012). Women’s Economic Empowerment : The OECD Network on Gender Equality. In Poverty Reduction and Pro-Poor Growth: The Role of Empowerment (Vol. 9789264168, Issue April). https://doi.org/10.1787/9789264168350-6-en

Rakhmawati, N. A., Permana, A. E., Reyhan, A. M., & Rafli, H. (2021). Analisa Transaksi Belanja Online Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Teknoinfo, 15(1), 32–37.

Rambe, A. (2015). IbM Usaha Penjahit Busana Wanita dalam Pembuatan Aksesoris dari Limbah Kain Perca. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 21(82), 1–6.

Revson, R. (1987). Ornamental Hairband or Similar Article (Patent No. Des.292,030). United States Patent and Trademark Office. https://pdfpiw.uspto.gov/.piw?PageNum=0&docid=D0292030&IDKey=FA8427CD2F9B&HomeUrl=http%3A%2F%2Fpatft.uspto.gov%2Fnetacgi%2Fnph-Parser%3FSect1%3DPTO1%2526Sect2%3DHITOFF%2526d%3DPALL%2526p%3D1%2526u%3D%25252Fnetahtml%25252FPTO%25252Fsrchnum.htm%2526r%3D1%25

Ridwan, M. (n.d.). Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kelompok. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(2). http://hdl.handle.net/11617/2828

Susilo, R., & Karya, A. (2012). Pemanfaatan limbah kain perca untuk pembuatan furnitur. Product Design, 2(1), 161961.

Wahyuningsih, D. D., & Asfuri, N. B. (2020). Pelatihan Pembuatan Aksesoris Dari Limbah Kain Perca oleh Ibu-Ibu Rumah Tangga Desa Blimbingan, Baturan. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 186–190.

Unduhan

Diterbitkan

31-03-2023

Cara Mengutip

Gradini, E., Yanti, N., Anggraini, D., Agustini, J., Tirmiara, D., Hidayanti, V., Miko, R. T., & Putra, C. (2023). Pemberdayaan Ekonomi Komunitas Perempuan melalui Pelatihan Penjahitan dan Pemasaran Scrunchie. Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.56921/cpkm.v2i1.30