Pendampingan Psikososial Anak Pascabencana Siklon Tropis Senyar melalui KKN Tematik Multidisiplin di Pidie Jaya

Penulis

  • Ahmad Nubli Gadeng Universitas Syiah Kuala
  • Amelia Zahara Universitas Syiah Kuala
  • Khairatul Athiah Universitas Syiah Kuala
  • Muhammad Aulia Rizky Universitas Syiah Kuala
  • Isyfi Azkia Universitas Syiah Kuala
  • Ayi Rahmatul Auliya Universitas Syiah Kuala
  • Khaldhaa Luqnaya Rusydi Universitas Syiah Kuala
  • Dhia Annisa Ahmad Universitas Syiah Kuala
  • Syifa Annafi Adha Universitas Syiah Kuala
  • Muhammad Hasan Syazuly Universitas Syiah Kuala
  • Muhammad Hasbul Wafi Universitas Syiah Kuala
  • Mhd Raffi Akbar Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.56921/cpkm.v5i1.374

Kata Kunci:

Pendampingan Psikososial, Anak Pascabencana, Siklon Tropis Senyar, KKN Tematik, Pendekatan Multidisiplin

Abstrak

Tujuan kegiatan pengabdian untuk memberikan pendampingan psikososial anak pascabencana Siklon Tropis Senyar melalui KKN Tematik Multidisiplin di Pidie Jaya. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, serta pelaksanaan program edukasi dan pendampingan berbasis partisipatif. Hasil kegiatan pengabdian berupa Kegiatan mandiri yang mana program dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan disiplin ilmu atau keterampilan khusus masing-masing mahasiswa. Sementara itu, kegiatan kelompok merupakan kegiatan bersama yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sosial-budaya, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Seluruh kegiatan dirancang berdasarkan hasil observasi dan identifikasi permasalahan pada masa survei awal. Bidang kegiatan mandiri yang dipilih yaitu Bimbingan dan Konseling berupa Psikososial Anak Pascabencana, Keperawatan berupa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Ilmu Hukum berupa Edukasi Rambu Lalu Lintas, Kesenian berupa Terapi Seni. Pemilihan berbagai program hasil dari observasi awal sesuai kebutuhan di lokasi pengabdian dan tentunya juga disesuaikan dengan latar belakang keilmuan mahasiswa serta kebutuhan masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak banjir dan menunjukkan gejala kecemasan, ketakutan, serta perubahan perilaku pascabencana.

Referensi

Aini, N., Esterilita, M., & Rochman, H. U. (2024). Implementasi layanan dukungan psikososial melalui terapi bermain dan PHBS terhadap anak pasca bencana erupsi Gunung Semeru di Desa Sumber Mujur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. J. Abdimas: Community Health, 5(1), 25–35. https://doi.org/10.30590/jach.v5n1.847

Alfian, R. (2025). BNPB catat 3.176 bencana sepanjang 2025, siklon Senyar paling mematikan.

Gadeng, N. A., Maryani, E., Ningrum, E., & Setiawan, I. (2022). The implementation of disaster curriculum toward disaster preparedness campus at Syiah Kuala University. Geosfera Indonesia, 7(3), 304–324. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/GEOSI

Isbell, R., Sobol, J., Lindauer, L., & Lowrance, A. (2004). The effects of storytelling and story reading on the oral language complexity and story comprehension of young children. Early Childhood Education Journal, 32(3), 157–163. https://doi.org/10.1023/B:ECEJ.0000048967.94189.a3

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Perilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangga. Kemenkes RI.

Malchiodi, C. A. (2015). Creative interventions with traumatized children. Guilford Press.

Niman, S., Parulian, S. T., Rahayu, R., Utami, W. T., Nyumirah, S., Sukaesti, D., Farida, I., Pangaribuan, R., Fauziah, S., Keliat, A. B. Q. E., Oktaviana, W., & Sodikin, M. A. (2023). Dukungan kesehatan jiwa dan psikososial pada anak penyintas gempa bumi. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 6(3). https://journalppnijateng.org/index.php/jikj

OECD. (2013). Road safety education for children. OECD Publishing.

Peek, L. (2008). Children and disasters: Understanding vulnerability, developing capacities, and promoting resilience. Children, Youth and Environments, 18(1), 1–29.

Rochman, U. H., Subarkah, A., & Mildawati, M. (2023). Dukungan psikososial lansia melalui progressive muscle relaxation (PMR): Pengalaman pengabdian masyarakat saat bencana di Kabupaten Cianjur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita, 4(2), 71–84.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Usami, M., Lomboy, M. F. T., Satake, N., Estrada, C. A. M., Kodama, M., Gregorio, E. R., Jr., Suzuki, Y., Uytico, R. B., Molon, M. P., Harada, I., Yamamoto, K., Inazaki, K., Ushijima, H., Leynes, C., Kobayashi, J., Quizon, R. R., & Hayakawa, T. (2018). Addressing challenges in children's mental health in disaster-affected areas in Japan and the Philippines: Highlights of the training program by the National Center for Global Health and Medicine. BMC Proceedings, 12(Suppl 14), 65. https://doi.org/10.1186/s12919-018-0159-0

Wahyuningtyas, N., Adi, K. R., Yaniafari, R. P., Sa’id, M., & Rizki, M. G. (2022). Dukungan psikososial bagi penyintas bencana pasca erupsi Gunung Semeru. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (JPM), 7(2), 925–933.

Unduhan

Diterbitkan

31-03-2026

Cara Mengutip

Gadeng, A. N., Zahara, A., Athiah, K., Rizky, M. A., Azkia, I., Auliya, A. R., Rusydi, K. L., Ahmad, D. A., Adha, S. A., Syazuly, M. H., Wafi, M. H., & Akbar, M. R. (2026). Pendampingan Psikososial Anak Pascabencana Siklon Tropis Senyar melalui KKN Tematik Multidisiplin di Pidie Jaya. Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 52–69. https://doi.org/10.56921/cpkm.v5i1.374