Edukasi Partisipatif K3 pada Pabrik Kerupuk di Tasikmalaya untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Praktik Keselamatan Kerja
DOI:
https://doi.org/10.56921/cpkm.v5i1.379Kata Kunci:
Edukasi Partisipatif, Keselamatan Kerja, PengetahuanAbstrak
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna mencegah risiko kecelakaan di tempat kerja. Kecelakaan kerja umumnya dipicu oleh kelalaian manusia, seperti rendahnya disiplin, ketidakpatuhan pada Prosedur Operasional Standar (SOP), dan minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Program ini mengimplementasikan model Participatory Action Research (PAR) melalui pendekatan edukasi partisipatif. Efektivitas intervensi dievaluasi secara kuantitatif menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Observasi awal menunjukkan sangat minimnya penerapan K3 dan penggunaan APD. Namun, pasca-penyuluhan, pengetahuan peserta meningkat secara signifikan yang dibuktikan dengan nilai statistik p-value 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menegaskan bahwa intervensi edukasi berbasis PAR sangat efektif mendongkrak literasi keselamatan pekerja. Pada akhirnya, peningkatan kesadaran ini diproyeksikan mampu menjamin keselamatan kerja, menjaga mutu produk, dan meningkatkan kepercayaan konsumen, yang akan mendukung perluasan pasar UMKM sektor pangan.
Referensi
Abidin, A. U., & Ramadhan, I. (2019). Penerapan job safety analysis, pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kejadian kecelakaan kerja di laboratorium perguruan tinggi.
Hidayat, T., & Wijaya, A. (2024). Strategi edukasi partisipatif dalam meningkatkan budaya K3 pada industri rumah tangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 4(1), 15–22.
Hutasuhut, A. F., Anggunan, Silvia, E., Wulandari, M., Triswanti, N., & R. (2021). Penyuluhan keselamatan dan kesehatan kerja di wilayah kerja Puskesmas Simpur. Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat, 4, 914–920.
Indriyani, R., Nugroho, A. H., & Setiawan, R. (2023). Partisipasi pelaku UMKM dalam program penyuluhan kesehatan kerja: Studi kasus di Kabupaten Sleman. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 1(5), 22–30.
International Labour Organization. (2020a). Occupational safety and health in small-scale enterprises. ILO.
International Labour Organization. (2020b). Safety and health at the heart of the future of work: Building on 100 years of experience. ILO Publications.
Mashi, M. S., et al. (2021). Occupational health and safety knowledge and practices among small-scale industry workers. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(12).
Mindhayani, I. (2019). Penyuluhan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di UD. Barokah Bantul. Jurnal Berdaya Mandiri, 1(1), 78–83. https://doi.org/10.31316/jbm.v1i1.287
Panjaitan, J., Pakpahan, A., Sirait, R., Sihombing, B. O. E., Syahputra, S. A., Hutagalung, P. L., & Napitupulu, J. (2021). Penyuluhan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di SMK Swasta Wira Jaya Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Citra Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 45–48.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. (2015).
Rahman, F., & Pratama, S. (2023). Analisis risiko ergonomi dan lingkungan kerja pada industri pengolahan makanan tradisional. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 88–97.
Ricci, F., et al. (2018). Effectiveness of occupational health and safety training: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(9).
Ridwan, A., Susanto, S., Winarno, S., Setianto, Y. C., Gardjito, E., & Siswanto, E. (2021). Sosialisasi pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada karyawan pabrik semen Tuban. Jurnal Abdimas Berdaya: Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 36. https://doi.org/10.30736/jab.v4i01.87
Sari, I. P., Ramadhan, R., & Utami, D. (2022). Identifikasi bahaya dan penilaian risiko (HIRA) pada industri kecil menengah di Jawa Barat. Jurnal Inovasi dan Bakti Masyarakat, 2(3), 210–218.
Terok, Y. C., Doda, D. V. D., Adam, H., Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2020). Hubungan antara pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan tindakan tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di Desa Tambala. Kesmas, 9(1), 114–121.
Warisaura, A. D., Yudha, V., & Yudhanto, F. (2022). Penyuluhan upaya peningkatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kelompok UMKM Pande Besi Desa Gilangharjo.
World Health Organization. (2016). Healthy workplace framework and model. WHO.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dhea Julia, Dini Martini, Alwan, Nia Herdiani, Dinar Puji Wardani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










