Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs
<p>Jurnal Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dengan nomor ISSN 2962-5254 (cetak) dan ISSN 2962-6870 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Catimore dan Sahabat di Aceh Tengah. Jurnal Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat telah terakreditasi SINTA peringkat 5 (SINTA 5) berdasarkan Surat Keputusan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia</span></span> Nomor 286/DST/C3/HM.01.00/2026. Akreditasi ini berlaku mulai Volume 2 Nomor 2 Tahun 2023 sampai dengan Volume 7 Nomor 1 Tahun 2028. Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan dua kali dalam satu tahun (Maret dan September). Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel ilmiah yang diangkat dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh civitas akademika di tingkat perguruan tinggi maupun Lembaga Pendidikan/nonpendidikan formal dan nonformal lainnya. Redaksi menerima kontribusi dari artikel ilmiah yang belum pernah dipublikasikan di media/jurnal lain. Naskah artikel yang dikirimkan akan dievaluasi/review dan melalui proses editing agar sesuai dengan gaya selingkung jurnal.</p>LSM Catimore dan Sahabatid-IDCatimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2962-5254Pemberdayaan Siswa melalui Pesantren Ramadan: Integrasi Service Learning untuk Nilai Spiritual dan Sosial
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/386
<p>Ramadan sebagai bulan suci dalam kalender Islam merupakan momentum strategis untuk mendorong perkembangan spiritual dan sosial peserta didik. Program pesantren Ramadan yang umum dilaksanakan di lembaga pendidikan Islam selama ini cenderung berfokus pada aspek kognitif keagamaan, seperti ceramah dan hafalan. Pendekatan ini seringkali kurang memberikan aplikasi nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga berdampak terbatas pada pembentukan karakter siswa. <em>Service Learning (SL)</em> hadir sebagai model pendidikan transformatif yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pelayanan masyarakat, memungkinkan siswa terlibat langsung dengan kebutuhan sosial sekaligus menginternalisasi nilai-nilai keagamaan. Pengabdian ini mengeksplorasi integrasi SL dalam kegiatan pesantren Ramadan sebagai metode untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, sosial, dan moderasi beragama (<em>tawasuth</em>) siswa. Dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas, program ini dilaksanakan dalam konteks lokal seperti sekolah, masjid, dan lingkungan sekitar, menekankan intervensi yang kontekstual dan relevan. Temuan menunjukkan bahwa ketika pesantren Ramadan dirancang dengan prinsip SL, siswa menunjukkan peningkatan empati, rasa tanggung jawab, dan kemampuan mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan nyata. Pendekatan integratif ini tidak hanya memperkuat pendidikan karakter, tetapi juga mendukung keberlanjutan nilai-nilai moderasi beragama dalam masyarakat majemuk.</p>Muh. Rodhi ZamzamiHandoko Ja'far
Hak Cipta (c) 2026 Handoko Ja'far
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-3052112Pemanfaatan Rambut Jagung menjadi Teh sebagai Upaya Mengendalikan Hipertensi di Desa Rajadatu Kecamatan Cineam
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/359
<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Rajadatu Kecamatan Cineam. Di sisi lain, potensi sumber daya alam lokal seperti rambut jagung belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pengendalian hipertensi melalui pemanfaatan rambut jagung yang diolah menjadi teh herbal. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research</em> (PAR), dengan melibatkan masyarakat secara aktif sejak tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui edukasi kesehatan mengenai hipertensi dan pencegahannya, serta pelatihan pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal menggunakan peralatan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait hipertensi dan potensi manfaat rambut jagung sebagai alternatif pendukung nonfarmakologis dalam pengendalian tekanan darah. Selain itu, masyarakat mampu memahami proses pembuatan teh rambut jagung. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesadaran kesehatan, tetapi juga mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Dengan demikian, program ini berpotensi menjadi model intervensi promotif dan preventif berbasis pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.</p>Muhammad Nabil Fauzan AdimaRafli MuhamadZulfa Ani Qurrotu AenyMaisa ShofwatunnisaZahrah Nur Shiyam KoswaraNurul FauziahVivianita Anggun LestariSalwa NurhalizaAnis KhoeronnisaTiara KaniaNuri LestariaHeru KusdiamanRida NugrahaAtilianiHelmy Dwi YanaSalza Della AprilianiAndita Nur RamadhaniIsmi Fathi KamilaSandi Nurul HidayatAdzkia Ramadhiatna Al-ThofaEva Mulyani
Hak Cipta (c) 2026 Vivianita Anggun Lestari, Eva Mulyani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-3052132310.56921/cpkm.v5i2.359Pelatihan dan Pendampingan Transformasi Digital dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Guru
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/445
<p>Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran. Namun, sebagian besar guru di MI Darul Ihsan Salohe masih menghadapi keterbatasan dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan transformasi digital dalam pembelajaran dengan mengintegrasikan pemanfaatan <em>Artificial Intelligence</em> (Gemini AI), media pembelajaran digital menggunakan Canva, dan evaluasi berbasis teknologi menggunakan Wayground. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2026 dengan melibatkan 13 orang guru dengan metode PAR (<em>Participatory Action Researc</em>h). Adapun tahapan kegiatan berupa sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest, posttest, dan angket respons peserta. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perbandingan skor pretest–posttest serta analisis persentase hasil angket evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 58 pada pretest menjadi 93 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 35 poin (60,34%). Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 53,08% respons berada pada kategori sangat baik dan 46,92% pada kategori baik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru serta kesiapan mereka mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran.</p>Nurjannah NurjannahFahruh JuhaevahIrmayanti IrmayantiNurul IslamiahNurhalimah Nurhalimah
Hak Cipta (c) 2026 Nurjannah Nurjannah, Fahruh Juhaevah, Irmayanti Irmayanti, Nurul Islamiah, Nurhalimah Nurhalimah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-3052243910.56921/cpkm.v5i2.445Motivation Session: Be Happy with Mathematics untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMP
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/391
<p>Rendahnya minat belajar matematika pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran matematika. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat kesulitan materi, tetapi juga oleh faktor afektif seperti motivasi belajar, pengalaman emosional, dan persepsi siswa terhadap matematika. Metode pelaksanaan pengabdian ini dirancang untuk mengatasi rendahnya minat belajar matematika siswa SMP melalui pendekatan motivasional berbasis pengalaman belajar yang menyenangkan yaitu <em>experiential learning</em>. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan minat belajar matematika yang signifikan pada siswa yang mengikuti <em>Motivation Session: Be Happy with Mathematics</em> dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi motivasional yang dirancang secara terstruktur dan berorientasi pada emosi positif efektif dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa SMP. Oleh karena itu, sesi motivasi berbasis pengalaman belajar yang menyenangkan dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pendukung dalam pembelajaran matematika di sekolah.</p>RohantizaniNurainaRahmi HayatiSuwanto
Hak Cipta (c) 2026 Rohantizani, Nuraina, Rahmi Hayati, Suwanto
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-3052405210.56921/cpkm.v5i2.391Pendampingan Pemulihan Sosial Pasca Banjir Bandang melalui Penguatan Aktivitas Komunitas di Gampong Meunasah Bie Pidie Jaya
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/418
<p>Bencana Siklon Tropis Senyar yang melanda wilayah Kabupaten Pidie Jaya menyebabkan kerusakan pada lingkungan permukiman serta fasilitas publik di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua. Kondisi tersebut memerlukan upaya pemulihan lingkungan sekaligus peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pemulihan pasca bencana serta meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi lapangan, pendekatan partisipatif dengan masyarakat, kegiatan gotong royong pembersihan fasilitas desa dan rumah warga, penyusunan media edukasi berupa infografis kebencanaan, penyuluhan kebencanaan, serta kegiatan dukungan psikososial bagi anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan mampu membantu mempercepat pemulihan fungsi fasilitas publik dan lingkungan tempat tinggal masyarakat. Selain itu, kegiatan edukasi kebencanaan dan penyediaan infografis meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan psikososial yang dilakukan kepada anak-anak juga memberikan dampak positif dalam membantu mengurangi ketegangan emosional pasca bencana. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam mendukung pemulihan pasca bencana sekaligus meningkatkan kesadaran dan ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana.</p>Ahmad Nubli GadengAde FitriaMaulidia ZahnuriWanti Azizah MasthuraMiftahul MunirAnnisa Ul IzzatiKhallisna RidhayaniAnnisa HusnaAdelya FitriansyahCut Sarah Aulia BaljazarArliansyah ArliansyahMitra Friadi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Nubli Gadeng, Ade Fitria, Maulidia Zahnuri, Wanti Azizah Masthura, Miftahul Munir, Annisa Ul Izzati, Khallisna Ridhayani, Annisa Husna, Adelya Fitriansyah, Cut Sarah Aulia Baljazar, Arliansyah Arliansyah, Mitra Friadi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-3052537110.56921/cpkm.v5i2.418Peningkatan Kompetensi Pemasaran Digital melalui Pemanfaatan Platform Media Digital bagi Siswa SMAS IMTEK
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/486
<p>Perkembangan teknologi digital mendisrupsi berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pendidikan, komunikasi, dan ekonomi. Namun, rendahnya literasi dan keterampilan kewirausahaan digital di kalangan remaja menjadi hambatan utama dalam mengoptimalisasi peluang ekonomi digital. Permasalahan tersebut juga teridentifikasi pada siswa SMAS IMTEK, terdapat keterbatasan pemahaman literasi digital komprehensif, pemanfaatan media digital produktif, serta pengembangan pemasaran produk berbasis digital. Merespons urgensi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengoptimalisasi platform digital sebagai sarana pemasaran produk kewirausahaan. Metode pelaksanaan program menerapkan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Materi intervensi mencakup konsep literasi digital, pemasaran digital, optimalisasi media sosial dan marketplace, standardisasi konten promosi, serta strategi pemasaran digital. Sasaran kegiatan melibatkan 25 siswa SMAS IMTEK yang memiliki orientasi pada bidang kewirausahaan. Hasil PkM memperlihatkan kemajuan yang jelas dalam pemahaman literasi digital dan kapabilitas pemasaran digital siswa, yang terbukti dari kemampuan mereka mengidentifikasi informasi digital serta mempraktikkan strategi promosi secara mandiri. Peserta mampu mengonfigurasi akun bisnis digital, mengonstruksi konten promosi yang persuasif, serta mengadopsi fitur media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa dalam memanfaatkan teknologi secara produktif, kreatif, dan akuntabel. Program PkM ini berkontribusi aplikatif terhadap penguatan literasi digital, peningkatan kompetensi kewirausahaan, serta kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.</p>Galuh Aulia RamadhantiIndriyani Idris
Hak Cipta (c) 2026 Galuh Aulia Ramadhanti, Indriyani Idris
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-3052728310.56921/cpkm.v5i2.486Penguatan Literasi Digital, Sains, dan Kesadaran Cyberbullying bagi Siswa TK, SD dan SMP serta Pengembangan Kompetensi Guru Berbasis Teknologi di Sekolah Alam Bireuen (SABIR)
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/500
<p>Skor literasi digital nasional Indonesia terus menurun meski akses teknologi meningkat, sementara kasus kekerasan berbasis <em>gender online</em>, perundungan siber, dan kekerasan di lingkungan pendidikan terus bertambah. Sekolah Alam Bireuen (SABIR), sebagai sekolah berbasis eksplorasi alam, menghadapi tantangan tersendiri dalam mengintegrasikan kompetensi digital tanpa meninggalkan filosofi belajarnya. Pengabdian ini melibatkan 5 guru TK, siswa TK, 45 siswa SD untuk pelatihan koding, 40 siswa SD untuk pelatihan ilmu falak, 36 siswa SMP, dan 20 guru SD-SMP di SABIR, menerapkan model pendampingan multijenjang dan multitema yang terintegrasi, dilandasi teori literasi digital dan <em>Technological Pedagogical Content Knowledge</em> (TPACK). Menggunakan pendekatan partisipatif yang disesuaikan dengan tahap perkembangan tiap kelompok, kegiatan mencakup pelatihan pedagogik bagi guru TK, permainan edukatif berbasis bermain untuk siswa TK, koding unplugged dan pengamatan langsung benda langit untuk siswa SD, sosialisasi kesadaran <em>cyberbullying</em> untuk siswa SMP, serta <em>workshop</em> teknologi bagi guru. Data dikumpulkan melalui <em>pretest-posttest</em>, observasi, wawancara, dan rubrik penilaian produk, dianalisis secara deskriptif dan uji-t berpasangan. Keenam program mencapai atau melampaui target: kompetensi pedagogik guru TK meningkat 24,3%, partisipasi aktif siswa TK mencapai 100%, pemahaman koding meningkat 32,2%, pemahaman ilmu falak meningkat 31,0%, kesadaran <em>cyberbullying</em> meningkat 27,1% disertai sikap protektif tinggi, dan kompetensi TPACK guru meningkat 30,2%. Temuan ini menegaskan efektivitas pendampingan multijenjang dalam satu ekosistem sekolah berbasis alam.</p>Rahmy ZulmaulidaKhairianiNurul AkmalHasna TuddarRahima NurvianiMutia SariNurasiahMutiaEdy SaputraYusra
Hak Cipta (c) 2026 Rahmy Zulmaulida, Khairiani, Nurul Akmal, Hasna Tuddar, Rahima Nurviani, Mutia Sari, Nurasiah, Mutia, Edy Saputra, Yusra
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-30528410010.56921/cpkm.v5i2.500Pelatihan Canva For Education untuk Pengembangan Media Pembelajaran Grafis bagi Guru MIN 15 Aceh Barat
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/493
<p>Pengembangan kompetensi guru dalam memanfaatkan media pembelajaran digital menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pembelajaran yang lebih menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru MIN 15 Aceh Barat dalam mengembangkan media pembelajaran menggunakan <em>Canva for Education</em>. Kegiatan dilaksanakan melalui asesmen kebutuhan, workshop, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi produk yang melibatkan 21 guru. Evaluasi terhadap 10 media pembelajaran dilakukan menggunakan rubrik yang mencakup aspek keterbacaan, kesesuaian isi, daya tarik visual, dan keterpaduan dengan tujuan pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor kelayakan sebesar 92,0 dengan kategori sangat layak. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan akses terhadap fitur <em>Canva for Education</em> karena belum seluruh peserta memiliki akun belajar.id. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendampingan berpotensi mendukung pengembangan kompetensi guru dalam menghasilkan media pembelajaran digital.</p>Tengku HafindaM. Rezki AndhikaHanifuddin JaminMaya AgustinaRina RahmiAbidah AbidahSuroto SurotoAhmad Fauzi
Hak Cipta (c) 2026 Tengku Hafinda, M. Rezki Andhika, Hanifuddin Jamin, Maya Agustina, Rina Rahmi, Abidah Abidah, Suroto Suroto, Ahmad Fauzi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305210111310.56921/cpkm.v5i2.493Fostering Pre-Service Elementary Education Teachers’ Environmental Literacy Through Ecobrick Project Assistance
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/505
<p>Environmental literacy is an essential competency for pre-service teachers, who play a strategic role in promoting sustainable practices in future classrooms. This community service project aimed to foster environmental literacy among pre-service elementary education teachers through an ecobrick assistance program using the Community-Based Research (CBR) approach. The program involved 60 students from the Elementary Teacher Education Department of IAIN Langsa, and was conducted over four weeks. The program comprised four stages: (1) collaborative planning and needs assessment, (2) ecobrick training and project design, (3) project implementation and continuous assistance, and (4) product presentation, reflection, and evaluation. Data were collected through environmental literacy questionnaires and product assessments and analysed using descriptive statistics. The findings indicated progresses in participants’ environmental knowledge, pro-environmental attitudes, and waste management practices. All groups successfully produced functional ecobrick products from plastic waste, demonstrating their ability to apply sustainability concepts in practice. The CBR approach also promoted active participation, shared responsibility, and contextual learning throughout the project. This project contributes to teacher education by demonstrating a practical and replicable model for integrating environmental education, project-based learning, and community engagement while supporting sustainable plastic waste management in higher education.</p>Zahratul IdamiDessy KurniasyFadhillah WiandariChery Julida
Hak Cipta (c) 2026 Zahra, Dessy Kurniasy; Fadhillah Wiandari; Chery Julida
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305211412410.56921/cpkm.v5i2.505Penguatan Motivasi Santri untuk Membangun Minat dan Kepercayaan Diri dalam Berbahasa Arab
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/501
<p>Motivasi belajar merupakan salah satu unsur penting dalam proses pembelajaran bahasa Arab, terutama bagi santri baru yang sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan berasrama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penguatan motivasi kepada santri baru agar mereka memiliki pandangan positif, minat belajar, keberanian berbicara, dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Arab. Kegiatan dilaksanakan di SMP IT Az Zahra Takengon dengan melibatkan 22 santri baru. Program berlangsung selama satu bulan pertama dengan frekuensi satu kali setiap minggu. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, humanistik, partisipatif, dan komunikatif melalui penyampaian motivasi, pengenalan manfaat bahasa Arab, latihan kosakata, percakapan sederhana, praktik berpasangan, serta refleksi. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui pengamatan terhadap perhatian, keterlibatan, keaktifan, keberanian berbicara, dan respons santri selama kegiatan. Hasil pengamatan menunjukkan perkembangan positif pada minat dan partisipasi santri, yang terlihat dari kesediaan mereka mengikuti latihan, mengucapkan kosakata dan kalimat sederhana, serta terlibat dalam praktik percakapan berpasangan. Santri juga menunjukkan keberanian yang lebih baik untuk mencoba berbicara bahasa Arab dan merespons kegiatan komunikatif, meskipun masih menggunakan ungkapan sederhana. Lingkungan sekolah berasrama memberikan peluang bagi santri untuk mempraktikkan ungkapan yang telah dipelajari dalam interaksi sehari-hari. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan motivasi yang dilaksanakan secara bertahap, komunikatif, dan menyenangkan dapat membantu santri baru membangun pengalaman awal yang positif dalam mempelajari bahasa Arab, khususnya pada aspek minat, keaktifan, keberanian berbicara, dan kepercayaan diri.</p>Nurmalina NurmalinaRizka UtamiKhairul IsmiIrwandi
Hak Cipta (c) 2026 Nurmalina Nurmalina, Rizka Utami, Khairul Ismi, Irwandi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305212513510.56921/cpkm.v5i2.501Edukasi Pembuatan Sabun Cuci Piring sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas dan Keterampilan Produktif Ibu-Ibu Desa Silaiya Tanjung Leuk
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/514
<p>Kegiatan pelatihan keterampilan pembuatan sabun cuci piring dilaksanakan di Desa Silaiya Tanjung Leuk sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan produktivitas ibu-ibu desa. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan menjadi produk kebutuhan rumah tangga yang bermanfaat dan berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha. Pelatihan dilaksanakan melalui tahapan persiapan alat dan bahan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, evaluasi, dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 15 orang ibu-ibu Desa Silaiya Tanjung Leuk dan menghasilkan sebanyak 20 liter sabun cuci piring. Hasil produksi tersebut ditempatkan dalam 5 ember kecil sebagai wadah penyimpanan, sedangkan sebagian lainnya ditempatkan ke dalam botol. Seluruh peserta mengikuti praktik pembuatan sabun hingga selesai dan mampu mempraktikkan tahapan pembuatan sabun dengan pendampingan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengenal bahan, alat, serta proses pembuatan sabun cuci piring. Sabun yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan berpotensi dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, pelatihan di Desa Silaiya Tanjung Leuk memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat sekaligus menjadi langkah awal dalam mendorong kreativitas, produktivitas, dan peluang usaha sederhana.</p>DerlianaDortua MarbunGustin Suci WulandariHabibah NasutionNur Aminah LubisRosnitaSakila AmandaSiti Nur KholijahWardah AzizahYolanda Vanesa Adrini
Hak Cipta (c) 2026 Derliana, Dortua Marbun, Gustin Suci Wulandari, Habibah Nasution, Nur Aminah Lubis, Rosnita, Sakila Amanda, Siti Nur Kholijah, Wardah Azizah, Yolanda Vanesa Adrini
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305213614910.56921/cpkm.v5i2.514Wall Garden Ceria sebagai Transformasi Ruang Belajar melalui Integrasi Seni Mural dan Penghijauan berbasis Daur Ulang di SD Negeri Ngadirenggo 01
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/488
<p>Lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan nyaman merupakan salah satu faktor yang mendukung terciptanya proses pembelajaran yang kondusif. Namun, keterbatasan lahan sering menjadi kendala dalam pengembangan ruang hijau di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut melatarbelakangi pelaksanaan program <em>Wall Garden</em> Ceria di UPT SD Negeri Ngadirenggo 01 sebagai upaya mengoptimalkan ruang melalui integrasi seni mural dan penghijauan berbasis daur ulang. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih asri, estetis, dan edukatif sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. dalam menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui tahapan observasi, koordinasi dengan pihak sekolah, perencanaan, pelaksanaan mural, pembuatan <em>wall garden</em> menggunakan botol plastik bekas sebagai media tanam, serta evaluasi hasil kegiatan. Pendekatan ini melibatkan mahasiswa dan pihak sekolah dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan program.</p>Arya Maheswara Putra SabdagunaAzharuddiya ZakyEal Ednov AthallahFriska Farah FaridahNazifa Febri Adzra PurnamaRika Mellyaning Khoiriya
Hak Cipta (c) 2026 Arya Maheswara Putra Sabdaguna, Azharuddiya Zaky, Eal Ednov Athallah, Friska Farah Faridah, Nazifa Febri Adzra Purnama, Rika Mellyaning Khoiriya
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305215015810.56921/cpkm.v5i2.488Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Ergonomi pada Pekerja Toko Cuci Sepatu di Bali
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/517
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pekerja toko cuci sepatu mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3), ergonomi, serta peran fisioterapi dalam mencegah gangguan muskuloskeletal akibat kerja. Berdasarkan observasi awal pada satu toko cuci sepatu di Bali, ditemukan posisi kerja yang kurang ergonomis, terutama membungkuk dalam waktu lama dan melakukan gerakan berulang, disertai keluhan pada punggung, leher, dan tangan. Kegiatan melibatkan 15 pekerja dari toko tersebut dan dilaksanakan melalui observasi, pre-test, edukasi K3 dan ergonomi, demonstrasi posisi kerja ergonomis dan latihan sederhana berbasis fisioterapi, kemudian post-test. Pemahaman peserta dievaluasi menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif. Rata-rata skor meningkat dari 2,0 pada pre-test menjadi 4,6 pada post-test. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan pemahaman peserta setelah edukasi. Produktivitas kerja tidak diukur secara langsung sehingga kesimpulan kegiatan dibatasi pada perubahan pemahaman peserta mengenai K3 dan ergonomi.</p>Omar Salem BamasaqAnita Faradilla Rahim
Hak Cipta (c) 2026 Omar Salem Bamasaq, Anita Faradilla Rahim
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305215916710.56921/cpkm.v5i2.517Penguatan Daya Saing Peserta Didik melalui Sinergi Perguruan Tinggi dan Sekolah: Pengabdian di SMA Muhammadiyah Aceh Tengah
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/518
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun sinergi antara civitas akademika Universitas Muhammadiyah Aceh dengan SMA Muhammadiyah Aceh Tengah dalam rangka menumbuhkan daya saing peserta didik menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja di era globalisasi. Permasalahan motivasi peserta didik dalam mengembangkan daya saing di tengah persaingan pendidikan yang semakin kompetitif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, dialog interaktif, dan diskusi, yang dilaksanakan secara langsung di lokasi mitra yang diikuti oleh siswa kelas XII yang berjumlah 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi, serta terjadi peningkatan pemahaman mengenai pentingnya daya saing dalam menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa keterlibatan civitas akademika secara langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu memberikan pemahaman siswa terhadap penguatan daya saing peserta didik di tingkat pendidikan menengah, sehingga kegiatan penguatan daya saing tingkat menengah sangat perlu dilakukan guna untuk membuka wawasan dan pemetaan rencana kerja siswa.</p>Yanti ArnilisSyafridha YantiSulistio Ningsih
Hak Cipta (c) 2026 Yanti Arnilis, Syafridha Yanti, Sulistio Ningsih
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305216817710.56921/cpkm.v5i2.518Penguatan Budaya Positif dan Pencegahan Bullying melalui Gerakan “Madrasahku Rumahku: Aman, Nyaman, Dan Gembira”
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/520
<p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan program “Gerakan Madrasahku Rumahku: Aman, Nyaman, dan Gembira” untuk memperkuat budaya positif dan mencegah bullying pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Kegiatan ini menggunakan pendekatan <em>Asset-Based Comunity Development</em> (ABCD) dengan mengidentifikasi dan memperkuat praktik positif yang telah dimiliki oleh madrasah mitra. Mitra kegiatan adalah MI Miftahul Huda dengan 25 murid kelas VI sebagai partisipannya. Evaluasi menggunakan instrumen pilihan ganda sebanyak 15 butir yang sama pada pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji <em>Wilcoxon Signed Ranks</em> Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,317 (0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan skor yang signifikan secara statistik antara pre-test dan post-test. Secara deskriptif, 24 partisipasn (96%) memperoleh skor yang sama pada kedua pengukuran, sedangkan 1 partisipan (4%) mengalami peningkatan dan tidak ada partisipan yang mengalami penurunan. Dengan demikian, kegiatan ini belum dapat disimpulkan meningkatkan pemahaman kognitif murid secara signifikan dalam jangka pendek. Meskipun demikian, keterlibatan aktif murid dalam diskusi, studi kasus, dan aksi praktis seperti “Budayakan Salam”, “Operasi Semut”, dan “Stop Ejekan” menunjukkan bahwa kegiatan memberikan penguatan budaya positif melalui pembelajaran interaktif dan integrasi nilai-nilai religius.</p>Ramzy Mas'ud PradanaIkhsan Muhammad SyahibSalsabila Nasywa AuliyaArindyaniAzafia Fara FadilaDelta Ning AngelikaArin Ni’matul UlyaHestu Wilujeng
Hak Cipta (c) 2026 Ramzy Mas'ud Pradana, Ikhsan Muhammad Syahib, Salsabila Nasywa Auliya, Arindyani, Azafia Fara Fadila, Delta Ning Angelika, Arin Ni’matul Ulya, Hestu Wilujeng
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305217818910.56921/cpkm.v5i2.520Pendampingan MGMP Matematika Kabupaten Tasikmalaya dalam Pengembangan Soal Tes Kemampuan Akademik SMP
https://jurnal.catimoredansahabat.my.id/index.php/ojs/article/view/519
<p>Pengembangan instrumen asesmen yang berkualitas merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran matematika. Namun, guru matematika SMP di Kabupaten Tasikmalaya masih menghadapi kesulitan dalam mengembangkan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mampu mengukur penalaran matematis, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru matematika SMP dalam mengembangkan instrumen TKA melalui pelatihan dan pendampingan. Mitra kegiatan adalah guru yang tergabung dalam MGMP Matematika Kabupaten Tasikmalaya. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan konsep asesmen, penyusunan kisi-kisi dan butir soal, penerapan teknologi digital, pendampingan, analisis kualitas soal, serta pengembangan bank soal matematika. Hasil kegiatan diarahkan pada penguatan keterampilan guru dalam menyusun dan menelaah butir soal, serta pengembangan bank soal kemampuan akademik matematika tingkat SMP. Proses pendampingan memberikan kesempatan kepada guru untuk mempraktikkan penyusunan soal, memperoleh umpan balik, dan melakukan perbaikan terhadap instrumen yang dikembangkan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi profesional guru dan keberlanjutan praktik asesmen matematika melalui MGMP.</p>Mega Nur PrabawatiSiska Ryane MuslimResty AgustryaniEva MulyaniRifki Pradinavika
Hak Cipta (c) 2026 Mega Nur Prabawati, Siska Ryane Muslim, Resty Agustryani, Eva Mulyani, Rifki Pradinavika
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-305219020410.56921/cpkm.v5i2.519