Analisis Komparatif Kebijakan Pendidikan di Indonesia dan Finlandia
DOI:
https://doi.org/10.56921/jumper.v5i2.406Kata Kunci:
Kebijakan Pendidikan, Manajemen Kurikulum, Tata Kelola Pendidikan, Otonomi Guru, Reformasi PendidikanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kebijakan pendidikan di Indonesia dan Finlandia dengan fokus pada kurikulum, otonomi guru, pemerataan pendidikan, dan sistem evaluasi, serta implikasinya bagi reformasi pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif melalui kajian literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan mendasar antara kedua negara tidak hanya terletak pada desain kebijakan, tetapi pada paradigma tata kelola pendidikan. Indonesia cenderung mengadopsi pendekatan control-based governance yang ditandai dengan perubahan kurikulum yang reaktif, dominasi evaluasi berbasis standar, serta tingginya beban administratif guru. Sebaliknya, Finlandia menerapkan trust-based governance yang menekankan stabilitas kebijakan, otonomi profesional guru, pemerataan berbasis keadilan, serta evaluasi formatif yang berorientasi pada perkembangan siswa. Temuan ini mengungkap adanya ketidaksesuaian antara tujuan pendidikan Indonesia yang berorientasi pada pengembangan kompetensi dan karakter dengan instrumen kebijakan yang masih berbasis kontrol dan standardisasi. Sebagai kontribusi, penelitian ini menawarkan kerangka hybrid governance model yang mengintegrasikan akuntabilitas kebijakan dengan penguatan kepercayaan terhadap profesionalisme guru. Implikasi kebijakan mencakup penyederhanaan kurikulum jangka panjang, pengurangan beban administratif guru, penguatan intervensi berbasis wilayah untuk pemerataan pendidikan, serta transformasi sistem evaluasi menuju asesmen diagnostik dan formatif.
Referensi
Adha, M. M., et al. (2019). Analisis kebijakan pendidikan di Indonesia dalam perspektif desentralisasi. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan Publik, 6(2), 123–135.
Ananda, R., et al. (2023). Transformasi kebijakan pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jurnal Pendidikan Nasional, 12(1), 45–58.
Annur, C. M., et al. (2024). Tantangan implementasi kurikulum dalam sistem pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(2), 89–102.
Aprila, D. (2025). Fleksibilitas kurikulum dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Finlandia. Jurnal Pendidikan Global, 5(1), 33–47.
Asmara, R., & Raflesia, D. (2023). Pendidikan terbaik di dunia. Penerbit Edukasi Nusantara.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Darling-Hammond, L. (2021). Defining teaching quality around the world. European Journal of Teacher Education, 44(3), 295–308. https://doi.org/10.1080/02619768.2021.1919080
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791
Fitria, N. (2024). Profesionalisme guru dalam sistem pendidikan Finlandia. Jurnal Pendidikan Internasional, 8(1), 55–68.
Fullan, M., & Quinn, J. (2020). Coherence: The right drivers in action for schools, districts, and systems. Corwin Press.
George, A. L., & Bennett, A. (2005). Case studies and theory development in the social sciences. MIT Press.
Hailitik, R. (2024). Keunggulan sistem pendidikan Finlandia dalam perspektif global. Jurnal Pendidikan Komparatif, 7(1), 21–34.
Halinen, I., Harmanen, M., & Mattila, P. (2021). Finland’s curriculum reform and the development of transversal competencies. European Journal of Education, 56(3), 379–394. https://doi.org/10.1111/ejed.12465
Hargreaves, A. (2021). What the COVID-19 pandemic has taught us about teachers and teaching. Educational Research for Policy and Practice, 20(3), 183–187.
Hatip, A., & Setiawan, D. (2022). Analisis data kualitatif dalam penelitian pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(2), 67–78.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Muryanti, & Herman. (2021). Perbandingan sistem pendidikan Indonesia dan Finlandia. Jurnal Pendidikan Komparatif, 4(2), 101–115.
OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en
OECD. (2020). Education at a glance 2020: OECD indicators. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/69096873-en
OECD. (2021). Education policy outlook 2021: Shaping responsive and resilient education in a changing world. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/75e40a16-en
OECD. (2023). Education at a glance 2023: OECD indicators. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/e13bef63-en
Sahlberg, P. (2015). Finnish lessons 2.0: What can the world learn from educational change in Finland? Teachers College Press.
Sahlberg, P. (2020). Will the pandemic change schools? Journal of Professional Capital and Community, 5(3–4), 359–365. https://doi.org/10.1108/JPCC-05-2020-0026
Sahlberg, P. (2021). Finnish lessons 3.0: What can the world learn from educational change in Finland? Teachers College Press.
Schleicher, A. (2020). World class: How to build a 21st-century school system. OECD Publishing.
Schleicher, A. (2023). World class: How to build a 21st-century school system. OECD Publishing.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.
UNESCO. (2022). Global education monitoring report 2022: Non-state actors in education. UNESCO Publishing.
Wijaya, A., & Samsirin. (2023). Evaluasi kebijakan pendidikan di Indonesia. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 77–90.
World Bank. (2021). The state of the global education crisis: A path to recovery. World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1779-6
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Salman Al Farisy, Nathasya Fitria, Garin Wulan Raja, Nurul Kamaly, Afrijal, Ibnu Phonna Nurdin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














