Penerapan Pembelajaran Berbasis Praktik Dalam Inovasi Kue Engkhui Sebagai Upaya Pelestarian Kudapan Tradisional Aceh
DOI:
https://doi.org/10.56921/jumper.v5i1.337Kata Kunci:
Pembelajaran Berbasis Praktik, Inovasi Kue Engkhui, Pelestarian Kudapan Tradisional Aceh, Pembelajaran Experiensial, Warisan BudayaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan kudapan tradisional Aceh kue engkhui melalui penerapan pembelajaran berbasis praktik di pesantren. Tujuan penelitian ini meliputi: (1) menerapkan pembelajaran berbasis praktik sebagai media untuk mengenalkan dan melestarikan kue Engkhui, (2) mengembangkan inovasi varian rasa tanpa mengubah resep asli, dan (3) meningkatkan kesadaran serta keterlibatan santri dalam pelestarian budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model partisipatif, dilaksanakan di Pesantren Nurul Ulum, Peureulak, Aceh Timur, dengan melibatkan 20 santri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menekankan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik dalam pendidikan tidak hanya memperkaya pengalaman belajar santri tetapi juga mendukung pelestarian budaya di lingkungan pesantren.
Referensi
Al-Aziz, G. V., Ningsih, L., Pangestu, D. A., & Nuha. N. U. (2023). Participatory action research: Pembentukan karakter anak Jalanan melalui penguatan religius. Development, 2(1), 20-29.
Ahimsa, P. H. S., Nasution, P. P. P. A., Iban, A., & Larastiti, C. (2022). Etnosains, etnoekologi, dan etnoteknologi: Antropologi mengungkap kearifan lokal. Kepel Press.
Araina, E. (2025). Membangun toleransi dan literasi digital anak melalui pendekatan psikologi pendidikan dengan metode participatory action research. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(6), 1145-1151. https://doi.org./10.61722/jinu.v2i6.6579
Burhanuddin, I. (2022). Pengantar Metodelogi Penelitian. Universitas Muhammadiah.
Farid, N., Diana, M., Suryani, A. I., Wirdah, Megawati, Rahmawati, L., & Nizam, A. (2023). Product development kue tradisional Aceh: Peningkatan pendapatan masyarakat di Lampisang, Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Aceh, 3(4), 313-320.
Gunawan, G., Yanti, P. R., & Nelson. (2023) Methods for achieving cognitive, affective, and psychomotor aspects in Islamic religious education learning: A study at senior high school in Rejang Lebong. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 15(1). 981–991.
Gherardi, S. (2022). How to conduct a practice-based study: Problems and methods. Edward Elgar Publishing.
Haidar, A. A. (2025). Contextual teaching and learning in Islamic education: A comparative study at two pesantren-based schools. Jurnal Mumtaz: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 6(1), 45–60.
Illeris, K. (2023). Transformative learning and identity formation: Understanding the significance of experience in education. Routledge.
Karmila, T. M., Johan, & Fajri, R. (2020). Aplikasi panduan pembuatan kue tradisional Aceh berbasis Android. Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim Bireun, 5(2), 35-37.
Kamal, F. F., & Herryani, H. (2020). Penerapan teknik molekular gastronomi pada kombinasi bentuk kue putu mayang. Jurnal Eduturisma, 4(2), 123–132.
Kasmini, L., & Mulyani, I. (2023). Analisi kandungan penamaan dan makna dari makanan tradisional Aceh. Journal Metamorfosa, 11(2), 145-161.
Kolb, D. A., & Kolb, A. Y. (2017). The experiential educator: Principles and practices of experiential learning. Experience Based Learning Systems.
Loon, M., & Evans, J. (2021). Experiential learning in higher education: A systematic review of frameworks and practices. International Journal of Educational Research, 105, 101714. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2020.101714
Marzali, A. (2016). Antropologi dan pembangunan Indonesia. Kencana.
Razali, S., Fadhilah, Afrizal, & Hardianti, H. (2025). Melestarikan makanan tradisional Aceh melalui program edukasi kuliner di Pesantren Mudi Putri Samalanga. KHADEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1-21.
Retno, R. S. (2021). Analisis contextual teaching and learning (CTL) berbasis budaya lokal sebagai pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian, 620-629.
Subiyantoro, S. (2025). Problem and project basesd learning. Lakeisha.
Sari, R. K., Wijayanti, M., Setyawati, N. W., Bukhari, E., & Untari, D. T. (2025). Inovasi menu lokal dan pelestarian warisan kuliner Bekasi dalam persektif bisnis kreatif. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(2), 6462-6467.
UNESCO. (2025, April 2). Food and intangible heritage: A flavourful relationship. The UNESCO Courier. https://www.unesco.org/en/articles/food-and-intangible-heritage-flavourful-relationship.
Varlitya, C. R., Silvia, V., Eryanda, F., Rahmadi, A., & Siregar, L. R. (2024). Pemberdayaan perempuan melalui peluang wirausaha kudapan tradisional Aceh. Jurnal Abdimas Unipem, 2(1), 53-57.
Wenger, T. E., & Wenger, T. B. (2020). Learning to make a difference: Value creation in social learning spaces. Cambridge University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Juwairiah Juwairiah, Yurda Fitri, Muhammad Reza, Khairiah, Illya Nur Rahmy, Aril Fahrizal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














