Kompetensi Dosen dalam Merancang Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Dokumen RPS dan Soal UAS
DOI:
https://doi.org/10.56921/jumper.v5i2.478Kata Kunci:
Kompetensi Dosen, Evaluasi Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, HOTS, Asesmen Autentik, Merdeka BelajarAbstrak
Penelitian ini menganalisis kompetensi dosen dalam merancang evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui kajian dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan soal Ujian Akhir Semester (UAS). Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain sequential explanatory. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengukur keterpenuhan tujuh indikator kompetensi perancangan evaluasi, sedangkan analisis isi kualitatif digunakan untuk menelaah keselarasan dengan capaian pembelajaran, Higher Order Thinking Skills (HOTS), asesmen autentik, dan prinsip Merdeka Belajar. Data berupa satu RPS mata kuliah Pengembangan Kurikulum PAI serta instrumen UAS mata kuliah Strategi Pembelajaran PAI dan Pengembangan Sumber dan Media Pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dosen berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata keterpenuhan indikator sebesar 87,4%. Instrumen evaluasi umumnya selaras dengan capaian pembelajaran, menekankan kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi, memuat tugas autentik yang relevan dengan profesi calon guru, serta mendukung pembelajaran berpusat pada mahasiswa. Namun, rubrik penskoran rinci, pengukuran ranah afektif secara sistematis, dan pemanfaatan asesmen digital masih terbatas. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan literasi asesmen dan evaluasi berbantuan teknologi agar penilaian lebih objektif, komprehensif, dan adaptif
Referensi
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
Arifin, Z. (2017). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, prosedur. Remaja Rosdakarya.
Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (3rd ed.). Bumi Aksara.
Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university (4th ed.). Open University Press.
Brookhart, S. M. (2018). How to assess higher-order thinking skills in your classroom (2nd ed.). ASCD.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.
Fadhli, M. (2020). Implementasi evaluasi berbasis kompetensi dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 145–158.
Hamalik, O. (2019). Kurikulum dan pembelajaran. Bumi Aksara.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Buku saku Merdeka Belajar: Kampus Merdeka. Kemendikbud RI.
Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.
Kunandar. (2015). Penilaian autentik (Penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan Kurikulum 2013). RajaGrafindo Persada.
Majid, A. (2019). Perencanaan pembelajaran: Mengembangkan standar kompetensi guru. Remaja Rosdakarya.
Mardapi, D. (2017). Pengukuran, penilaian, dan evaluasi pendidikan (2nd ed.). Parama Publishing.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (40th ed.). Remaja Rosdakarya.
Nasution, W. N. (2022). Asesmen autentik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi. Jurnal Tarbiyah, 29(1), 34–48.
Nitko, A. J., & Brookhart, S. M. (2014). Educational assessment of students (7th ed.). Pearson Education.
Nurgiyantoro, B. (2018). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi. BPFE.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. (2020).
Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sekretariat Negara.
Sahputra Napitupulu, D. (2023). Pengembangan instrumen evaluasi berbasis HOTS dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Edukasi Islami, 12(2), 211–225.
Sudijono, A. (2018). Pengantar evaluasi pendidikan. RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2020). Metode penelitian pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Suryosubroto, B. (2019). Proses belajar mengajar di sekolah. Rineka Cipta.
Uno, H. B., & Koni, S. (2018). Assessment pembelajaran. Bumi Aksara.
Widana, I. W. (2017). Higher order thinking skills assessment (HOTS). Jisa Institute.
Wijaya, C. (2021). Kompetensi pedagogik dosen dan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi keagamaan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(1), 55–68.
Yaumi, M. (2018). Prinsip-prinsip desain pembelajaran. Kencana.
Mishra, P., Warr, M., & Islam, R. (2023). TPACK in the age of ChatGPT and generative AI. Journal of Digital Learning in Teacher Education, 39(4), 235–251. https://doi.org/10.1080/21532974.2023.2247480
UNESCO. (2023). Guidance for generative AI in education and research. UNESCO. https://doi.org/10.54675/EWZM9535
Yusuf, A. M. (2017). Asesmen dan evaluasi pendidikan. Kencana.
Zainal, A. (2019). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, dan prosedur. Remaja Rosdakarya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmadyunus Harahap, Syaukani, Nurmawati, Aisyah Aminy, Misnan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














