Pemanfaatan Rambut Jagung menjadi Teh sebagai Upaya Mengendalikan Hipertensi di Desa Rajadatu Kecamatan Cineam

Penulis

  • Muhammad Nabil Fauzan Adima Universitas Siliwangi
  • Rafli Muhamad Universitas Siliwangi
  • Zulfa Ani Qurrotu Aeny Universitas Siliwangi
  • Maisa Shofwatunnisa Universitas Siliwangi
  • Zahrah Nur Shiyam Koswara Universitas Siliwangi
  • Nurul Fauziah Universitas Siliwangi
  • Vivianita Anggun Lestari Universitas Siliwangi
  • Salwa Nurhaliza Universitas Siliwangi
  • Anis Khoeronnisa Universitas Siliwangi
  • Tiara Kania Universitas Siliwangi
  • Nuri Lestaria Universitas Siliwangi
  • Heru Kusdiaman Universitas Siliwangi
  • Rida Nugraha Universitas Siliwangi
  • Atiliani Universitas Siliwangi
  • Helmy Dwi Yana Universitas Siliwangi
  • Salza Della Apriliani Universitas Siliwangi
  • Andita Nur Ramadhani Universitas Siliwangi
  • Ismi Fathi Kamila Universitas Siliwangi
  • Sandi Nurul Hidayat Universitas Siliwangi
  • Adzkia Ramadhiatna Al-Thofa Universitas Siliwangi
  • Eva Mulyani Universitas Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.56921/cpkm.v5i2.359

Kata Kunci:

hipertensi, teh, rambut jagung

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Rajadatu Kecamatan Cineam. Di sisi lain, potensi sumber daya alam lokal seperti rambut jagung belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pengendalian hipertensi melalui pemanfaatan rambut jagung yang diolah menjadi teh herbal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan masyarakat secara aktif sejak tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui edukasi kesehatan mengenai hipertensi dan pencegahannya, serta pelatihan pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal menggunakan peralatan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait hipertensi dan potensi manfaat rambut jagung sebagai alternatif pendukung nonfarmakologis dalam pengendalian tekanan darah. Selain itu, masyarakat mampu memahami proses pembuatan teh rambut jagung. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesadaran kesehatan, tetapi juga mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Dengan demikian, program ini berpotensi menjadi model intervensi promotif dan preventif berbasis pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.

Referensi

Amalia, A., Faridah, V. N., Asta, R., Prodi, P., Keperawatan, S., & Lamongan, U. M. (2025). The Effect of Giving Corn Silk Tea and Murrotal Surah Ar-Rahman on Blood Pressure in Hypertension Patients in The Turi Lamongan Health Center Area. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 11.

Baum, F., MacDougall, C., & Smith, D. (2006). Participatory action research. Journal of Epidemiology and Community Health, 60(10), 854–857. https://doi.org/10.1136/jech.2004.028662

Buckles, J. M. C. and D. J. (2019). "Participatory Action Research Theory and Methods for Engaged Inquiry Second.

Febriantara, M. K., Zakiah Oktarlina, R., Fitra Wardhana, M., & Dewi Puspita Sari, R. (2021). Ratna Dewi Puspita Sari| Manfaat Rambut Jagung (Zea mays L.) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat dalam Darah. J Agromedicine Unila, 8. http://faostat3.fao.org/home/E.

Fritz, M., Grimm, M., My Hanh, H. T., Koot, J. A. R., Nguyen, G. H., Nguyen, T. P. L., Probandari, A., Widyaningsih, V., & Lensink, R. (2024). Effectiveness of community-based diabetes and hypertension prevention and management programmes in Indonesia and Viet Nam: A quasi-experimental study. BMJ Global Health, 9(5). https://doi.org/10.1136/bmjgh-2024-015053

Kusyani, A., Putri, P., Kurniawan, V. E., Shobirin, G. A., Nuraminuddin Aziz, A., Stikes, H., Jombang, I., & Hystory, A. (2023). Program Edukasi Diet Hipertensi dalam Meningkatkan Sikap Penderita Hipertensi Mengontrol Tekanan Darah. J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service, 2(1), 15–20. https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/JHIC/index

Mursiany, A., Olivia Umboro, R., & Dian Anggraini, T. (2024). PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL INFUSA RAMBUT JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Sturt) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS SECARA KOLORIMETRI. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 2(12), 1191–1200. https://doi.org/10.58344/locus.v2i12.2354

Permenkes RI No.71. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan RI No 71 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 71 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular, (1775), 32.

Promosi Kesehatan. (2016). https://ayosehat.kemkes.go.id/promosi-kesehatan

Rohmadianto, D., Suhartatik, N., & Widanti, Y. A. (2018). Antioxidant activity corn silk tea (Zea mays L. saccharata) with addition of rosella (Hibiscus sabdariffa L) and drying period variation. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 3, 113–120.

Siswadi, A. S. (2024). PENELITIAN TINDAKAN PARTISIPATIF METODE PAR (PARTISIPATORY ACTION RESEARCH) TANTANGAN DAN PELUANG DALAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS. Ummul Qura: Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 19, 111–125. https://doi.org/https://doi.org/10.55352/uq

UU No. 17 Tahun 2023. (2023). Retrieved February 7, 2026, from https://peraturan.bpk.go.id/Details/258028/uuno-17-tahun-2023

WHO. (2019). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Unduhan

Diterbitkan

30-09-2026

Cara Mengutip

Adima, M. N. F., Rafli Muhamad, Aeny, Z. A. Q., Maisa Shofwatunnisa, Zahrah Nur Shiyam Koswara, Nurul Fauziah, Vivianita Anggun Lestari, Salwa Nurhaliza, Anis Khoeronnisa, Tiara Kania, Nuri Lestaria, Heru Kusdiaman, Rida Nugraha, Atiliani, Helmy Dwi Yana, Salza Della Apriliani, Andita Nur Ramadhani, Ismi Fathi Kamila, Sandi Nurul Hidayat, Adzkia Ramadhiatna Al-Thofa, & Mulyani, E. (2026). Pemanfaatan Rambut Jagung menjadi Teh sebagai Upaya Mengendalikan Hipertensi di Desa Rajadatu Kecamatan Cineam . Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 13–23. https://doi.org/10.56921/cpkm.v5i2.359